
Pandan (Humas). Pembelajaran Al-Qur’an Hadis di MAN 3 Tapanuli Tengah berlangsung aktif dan interaktif dengan peserta didik terlibat langsung dalam diskusi kelompok untuk mendalami materi yang diajarkan. Suasana kelas tampak hidup di mana peserta didik saling bertukar pendapat, membaca referensi serta mengkaji isi materi secara bersama-sama,Rabu(22/4).
Kegiatan pembelajaran ini merupakan bagian dari pelaksanaan supervisi akademik yang dilakukan oleh kepala madrasah sebagai upaya meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. Dalam kegiatan tersebu guru mata pelajaran Al-Qur’an Hadis Erwin Saleh Tambunan, S.Pd.I, menunjukkan metode pembelajaran yang mendorong keaktifan peserta didik melalui pendekatan kolaboratif.
Selama proses pembelajaran peserta didik terlihat antusias mengikuti setiap tahapan kegiatan. Mereka tidak hanya mendengarkan penjelasan guru tetapi juga aktif berdiskusi mengajukan pertanyaan serta menyampaikan pendapat. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran yang berpusat pada peserta didik mampu meningkatkan pemahaman terhadap nilai-nilai keislaman yang terkandung dalam materi Al-Qur’an Hadis.
Kepala MAN 3 Tapanuli Tengah Hj. Juraida Siregar, S.Ag., M.Pd., dalam arahannya menyampaikan bahwa supervisi akademik bertujuan untuk memastikan proses pembelajaran berjalan efektif serta mampu mengembangkan potensi peserta didik secara optimal. “Kami ingin memastikan bahwa pembelajaran di kelas tidak hanya bersifat satu arah tetapi mampu melibatkan peserta didik secara aktif sehingga mereka benar-benar memahami materi yang diajarkan,” ujarnya.
Beliau juga menegaskan pentingnya inovasi dalam pembelajaran khususnya pada mata pelajaran keagamaan. Pembelajaran Al-Qur’an Hadis harus mampu menyentuh aspek pemahaman pengamalan serta pembentukan karakter peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan supervisi ini diharapkan guru terus meningkatkan kreativitas dalam mengajar serta mampu menciptakan suasana belajar yang menarik dan menyenangkan. Dengan demikian peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan tetapi juga mampu menginternalisasi nilai-nilai keislaman dalam kehidupan mereka.
Selain itu kegiatan ini juga menjadi ajang evaluasi bagi guru dalam melihat efektivitas strategi pembelajaran yang telah diterapkan. Dengan adanya umpan balik dari kepala madrasah guru dapat melakukan perbaikan dan pengembangan metode agar lebih sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Erwin Saleh Tambunan, S.Pd.I menyampaikan bahwa keterlibatan aktif peserta didik menjadi kunci utama dalam keberhasilan pembelajaran. Ia terus berupaya menciptakan suasana kelas yang komunikatif agar peserta didik lebih berani mengemukakan pendapat dan lebih mudah memahami materi yang disampaikan.
Kepala madrasah juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari peningkatan mutu pendidikan di madrasah. Ia menekankan bahwa kolaborasi antara guru dan peserta didik sangat penting dalam menciptakan pembelajaran yang efektif.
Dengan terlaksananya kegiatan ini MAN 3 Tapanuli Tengah semakin menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan belajar yang aktif, inovatif dan berorientasi pada pengembangan karakter. Diharapkan peserta didik tidak hanya unggul dalam akademik tetapi juga memiliki pemahaman keislaman yang kuat dalam kehidupan sehari-hari.(ms)