
Pandan (Humas). MAN 3 Tapanuli Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan bakat dan minat peserta didik melalui kegiatan Pesona 4 Tahun 2026. Salah satu cabang yang menarik perhatian adalah lomba sholawat yang diikuti oleh peserta didik tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga. Kegiatan ini berlangsung meriah dengan penuh nuansa religius dan kebersamaan,Senin(4/5).
Lomba sholawat menjadi salah satu ajang yang tidak hanya menampilkan kemampuan seni tetapi juga menjadi sarana memperkuat kecintaan peserta didik terhadap nilai-nilai keislaman. Setiap tim tampil dengan penuh percaya diri, menampilkan kekompakan suara, harmonisasi serta kreativitas dalam penyajian.
Sejak awal kegiatan suasana sudah dipenuhi semangat dan antusiasme dari para peserta dan pendukung yang hadir. Penampilan demi penampilan berhasil memukau dewan juri dan penonton dengan variasi aransemen sholawat yang indah serta penampilan yang atraktif.
Koordinator lomba sholawat Serasi Sri Ningsih, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pembinaan karakter religius bagi peserta didik. Ia mengapresiasi seluruh peserta yang telah tampil maksimal dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.
“Alhamdulillah lomba sholawat pada Pesona 4 ini berjalan dengan lancar dan penuh khidmat. Kami melihat antusias yang luar biasa dari peserta didik SMP/MTs se-Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga. Ini menjadi bukti bahwa kecintaan terhadap sholawat masih sangat kuat di kalangan generasi muda,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa penilaian dalam lomba ini tidak hanya berfokus pada vokal tetapi juga kekompakan tim, penampilan serta penghayatan terhadap makna sholawat yang dibawakan. Hal ini bertujuan untuk mendorong peserta didik tampil lebih total dan berkarakter.
Kepala MAN 3 Tapanuli Tengah Hj. Juraida Siregar, S.Ag., M.Pd., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas terselenggaranya lomba sholawat dengan baik. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga memiliki nilai spiritual yang kuat.
“Kegiatan ini sangat positif karena mampu menanamkan nilai-nilai religius sekaligus menjadi wadah pengembangan bakat peserta didik. Kami berharap melalui lomba ini peserta didik semakin mencintai sholawat dan menjadikannya sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.
Beliau juga berharap kegiatan Pesona 4 dapat terus menjadi ajang yang memberikan dampak positif bagi peserta didik baik dalam bidang seni olahraga maupun keagamaan. Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antar sekolah di wilayah Tapanuli Tengah dan Sibolga.
Dengan suksesnya pelaksanaan lomba sholawat ini MAN 3 Tapanuli Tengah kembali membuktikan perannya sebagai lembaga pendidikan yang aktif dalam mengembangkan potensi peserta didik secara menyeluruh. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang dengan partisipasi yang lebih luas dan kualitas yang semakin meningkat.(ms)