
Tapanuli Tengah (Humas) – Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah, Syamsul Simanjuntak S.Pd.,MM menggelar rapat koordinasi terkait penyusunan Daftar Nominasi Tetap (DNT) peserta Ujian Akhir Madrasah jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI), yang dirangkaikan dengan pembahasan kurikulum, EMIS, serta TKA, bertempat di aula kantor Kemenag pada selasa 05/05/26.
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh kepala Raudhatul Athfal (RA), MI, dan MTs se-Kabupaten Tapanuli Tengah. Kehadiran para kepala madrasah tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam menyukseskan pelaksanaan ujian akhir madrasah yang tertib, akurat, dan sesuai regulasi.
Dalam arahannya, Kasi Pendis menegaskan pentingnya ketelitian dalam penyusunan DNT agar tidak terjadi kesalahan data yang dapat merugikan peserta didik. “DNT harus disusun secara cermat dan valid, karena menjadi dasar utama dalam pelaksanaan ujian. Kesalahan sekecil apa pun harus dihindari,” tegasnya.
Selain itu, pembahasan juga difokuskan pada penguatan implementasi kurikulum di madrasah, optimalisasi pengelolaan data melalui sistem EMIS (Education Management Information System), serta kesiapan pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA).
Para peserta rapat tampak aktif berdiskusi dan menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, terutama terkait sinkronisasi data EMIS dan kesiapan administrasi ujian. Kasi Pendis pun memberikan solusi serta arahan teknis guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Kegiatan rapat koordinasi ini diharapkan mampu meningkatkan sinergi antar satuan pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama, sekaligus memastikan kesiapan pelaksanaan ujian akhir madrasah tahun ini berjalan dengan lancar, tertib, dan berkualitas.