Aksi Nyata Kepedulian, Tim Fardu Kifayah Ikut Memandikan Siswa MAN 2 Tapanuli Tengah yang Berpulang ke Rahmatullah

Sorkam Barat (Humas) Jumat, 17 Juli 2026 – Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Tapanuli Tengah atas berpulangnya salah satu siswa Alisa Warda Putri Nasution ke rahmatullah. Sebagai bentuk penghormatan terakhir sekaligus wujud nyata kepedulian sesama muslim, Tim Fardu Kifayah MAN 2 Tapanuli Tengah turun langsung ke rumah duka untuk membantu seluruh proses penyelenggaraan jenazah. Kehadiran tim ini menjadi bukti eratnya rasa kekeluargaan dan solidaritas yang tertanam kuat di lingkungan madrasah.

Sejak pagi hari, suasana haru tampak jelas di rumah duka saat prosesi pengurusan jenazah dimulai. Tim Fardu Kifayah madrasah, yang terdiri dari guru pembimbing Muhammad Taufan dan para siswa yang telah dibekali keterampilan keagamaan, dengan penuh takzim ikut serta memandikan jenazah almarhum. Kerja sama yang sinergis antara pihak madrasah dan perwakilan keluarga ini berjalan dengan sangat lancar, khidmat, dan senantiasa bersandar pada tuntunan syariat Islam yang berlaku.

Di sela-sela prosesi penanganan jenazah, Taufan guru pembimbing Tim Fardu Kifayah MAN 2 Tapanuli Tengah memberikan penguatan moral serta menjelaskan esensi dari aksi kemanusiaan tersebut. “Kehadiran kami di sini adalah kewajiban sebagai sesama muslim dan wujud cinta kami kepada almarhum sebagai bagian dari keluarga besar madrasah. Melalui praktik langsung ini, kami juga melatih mental dan spiritual anak-anak agar siap mengabdi di masyarakat, karena ilmu fardu kifayah ini tidak cukup hanya dihafal di dalam kelas, melainkan harus diamalkan dengan penuh keikhlasan,” ujarnya.

Keterlibatan aktif para siswa dalam prosesi ini bukan sekadar bantuan sosial, melainkan bagian dari implementasi kurikulum keagamaan yang nyata. Melalui pendampingan langsung dari guru, para siswa diajarkan untuk memiliki kepekaan sosial yang tinggi serta keteguhan iman dalam menghadapi situasi kedukaan. Pengalaman spiritual yang menyentuh hati ini diharapkan mampu mempertebal keyakinan mereka mengenai hakikat kehidupan dan kematian yang pasti akan dihadapi oleh setiap manusia.

Pihak keluarga almarhum menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tak terhingga atas kepedulian dan bantuan yang diberikan oleh MAN 2 Tapanuli Tengah. Bantuan dalam memandikan hingga menyalatkan jenazah ini dirasa sangat meringankan beban moral keluarga yang sedang tertimpa musibah. Rangkaian fardu kifayah ini kemudian ditutup dengan pelepasan jenazah menuju pemakaman, diiringi doa bersama agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.