MAN 2 Tapanuli Tengah Tutup MATAMUDA dengan Renungan Suci Usai Salat Duha

Sorkam Barat (Humas) – Jumat, 17 Juli 2026 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Tapanuli Tengah secara resmi menutup kegiatan Masa Taaruf Siswa Madrasah (MATAMUDA) bagi peserta didik baru tahun ajaran 2026/2027. Berbeda dari biasanya, puncak penutupan kegiatan orientasi ini dikemas secara mendalam melalui prosesi renungan suci yang dilaksanakan langsung setelah pelaksanaan salat duha berjamaah di masjid madrasah. Kegiatan spiritual ini menjadi momentum penting untuk membekali karakter, mental, dan spiritual siswa baru sebelum memulai perjalanan akademis mereka.

Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti ruang ibadah saat prosesi renungan suci dimulai. Agenda sakral ini dipandu dan dibawakan langsung oleh dua guru pendidik MAN 2 Tapanuli Tengah, yaitu Abdul Yahya dan Kurnia Hafiz. Di tengah ketenangan suasana pagi setelah ibadah, para siswa baru diajak untuk menundukkan kepala, merenungkan kembali tujuan hidup, memantapkan niat tulus dalam menuntut ilmu, serta mengingat kembali segala pengorbanan dan doa tak terputus dari orang tua mereka.

Dalam narasi renungan yang menyentuh sanubari, Abdul Yahya mengajak para peserta didik baru untuk menyadari tanggung jawab besar yang kini ada di pundak mereka sebagai siswa madrasah. “Anak-anakku sekalian, selepas kita bersujud pada salat duha tadi, mari kita buka mata hati kita. Ingatlah wajah ayah dan ibu yang melepas kalian pagi ini dengan penuh harapan. Di madrasah ini, kalian tidak hanya datang untuk belajar, tetapi juga membawa mimpi-mimpi besar orang tua kalian untuk menjadi generasi yang berakhlak mulia,” ungkap Abdul Yahya dengan nada teduh penuh penghayatan.

Senada dengan itu, Kurnia Hafiz yang turut memandu jalannya renungan menekankan pentingnya menjaga adab, memuliakan guru, serta memperkuat keteguhan iman di masa remaja. “Tetesan air mata penyesalan dan keinsafan pagi ini adalah awal yang bersih bagi kalian. Jadikan momentum suci ini sebagai komitmen diri untuk meninggalkan kebiasaan buruk masa lalu, berjanji untuk bersungguh-sungguh belajar, serta senantiasa menghormati orang tua dan guru demi keberkahan ilmu yang akan kalian tuntut di MAN 2 Tapanuli Tengah,” tambah Kurnia Hafiz di sela-sela untaian doa.

Isak tangis haru dari ratusan peserta didik baru pun pecah memenuhi masjid saat mereka saling bermaafan dan meminta restu kepada para guru pembimbing. Kegiatan MATAMUDA yang diakhiri dengan salat duha dan renungan suci ini diharapkan tidak hanya menjadi seremonial penutup saja, melainkan mampu melahirkan fondasi spiritual yang kokoh serta motivasi belajar yang tinggi bagi siswa baru dalam menempuh pendidikan di MAN 2 Tapanuli Tengah.