
Tapanuli Tengah (Humas) – Dalam upaya memperkuat pembinaan mental dan spiritual warga binaan, Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah melaksanakan pembinaan rohani rutin di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sibolga, Rabu (15/07).
Kegiatan pembinaan yang berlangsung dengan penuh khidmat tersebut diisi dengan ibadah bersama, pendalaman Alkitab, doa, serta penguatan nilai-nilai kehidupan Kristiani. Program ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan keagamaan kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga binaan pemasyarakatan.
Pada kesempatan tersebut, penyampaian firman Tuhan diambil dari Roma 8:28 dengan tema “Dibentuk oleh Proses”. Melalui ayat tersebut, warga binaan diajak memahami bahwa Allah senantiasa bekerja dalam setiap perjalanan hidup manusia, bahkan ketika situasi yang dihadapi belum dapat dimengerti.
Dalam renungan disampaikan bahwa setiap proses kehidupan merupakan cara Tuhan membentuk iman, karakter, dan masa depan setiap orang. Oleh karena itu, warga binaan diharapkan tidak menyerah terhadap keadaan, tetapi tetap mengasihi Tuhan, setia dalam iman, dan percaya kepada penyertaan-Nya.
“Roma 8:28 mengingatkan kita bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi-Nya. Jangan menyerah pada proses, karena melalui proses itulah Tuhan membentuk iman, karakter, dan masa depan kita. Pada waktunya nanti, kita akan melihat bahwa setiap proses yang diizinkan Tuhan menghasilkan kebaikan sesuai dengan rencana-Nya,” ungkap penyuluh dalam penyampaian renungan.
Melalui pembinaan rohani yang dilaksanakan secara rutin ini, diharapkan warga binaan semakin diteguhkan imannya, mengalami pemulihan karakter, serta memiliki pengharapan baru untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bekal spiritual agar mereka memiliki kesiapan mental dan moral ketika kembali ke tengah keluarga dan masyarakat sebagai pribadi yang bertanggung jawab serta membawa perubahan positif.