
PinangsoriĀ (Humas) – Salah satu program pembiasaan yang dilakukan di MTsN 2 Tapanuli Tengah adalah literasi membaca al-Qur’an sebelum dimulai pembelajaran jam pertama dan sebelum memasuki waktu Dzuhur. Literasi membaca al-Qur’an dimulai pada Selasa (11/08/2026) Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2026/2027.
Literasi membaca al-Qur’an dilakukan setiap hari sebagai pengganti literasi membaca hafalan surah-surah pendek juz 30 yang sebelumnya dilakukan pada hari Selasa sampai Kamis. Kegiatan dilaksanakan di kelas VII sampai IX.
Al-Qur’an dibawa oleh siswa masing-masing dari rumah mereka. Mereka membaca ayat-ayat yang ditentukan sesuai dengan urutan. Literasi ini dilakukan agar kualitas membaca al-Qur’an mereka semakin baik dan lancar sesuai dengan apa yang sudah dipelajarinya. Mereka dibimbing oleh guru yang mengajar pada jam pertama dan Pelaksana Sholat Dzuhur Berjamaah
Literasi ini seperti halnya tadarus al-Qur’an yang sering dilakukan pada bulan puasa, tadarus yang biasa di lakukan malam, sekarang anak juga melaksanakannya pada pagi hari. Para siswa membaca ayat-ayat al-Qur’an dimulai dari awal surah al-Fatihah, kemudian surah al-Baqarah dengan batasan tertentu dan dilanjutkan hingga surah-surah seterusnya.
Dengan literasi membaca al-Qur’an di madrasah ini diharapkan nantinya dapat menjadikan kebiasaan sebagai umat Islam dan menjadi kebiasaan sehari-hari di rumah sehingga memberi pengaruh positif dalam kehidupan mereka sehari-hari.
Banyak hikmah dan keutamaan bagi pembaca al-Qur’an. Di antaranya bagi pembaca al-Qur’an mendapatkan ganjaran pahala yang besar dari Allah SWT, menjadikannya sebagai manusia yang terbaik dan al-Qur’an memberi syafaat di hari kiamat bagi pembacanya.
Ustadz Lahmuddin Nasution S.Pd, mengatakan mengaji al-Qur’an ini dijadikan sebagai pembiasaan kepada siswa, bukan hanya di madrasah tetapi juga di rumah. Dengan membiasakan anak-anak mengaji di pagi hari sebelum belajar dan menumbuhkan rasa gemar membaca al-Qur’an. Mengaji dilakukan secara berpasangan, satu siswa membaca dan satu siswa menyimak. Dengan membaca al-Qur’an di pagi hari dapat menghindari siswa dari bermain dan melakukan hal-hal yang tidak bermamfaat sebelum belajaran. Ujarnya,(AW)