
Tapanuli Tengah (Humas) — Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah, Betty Debora Hutapea, S.Th., bersama Romida Marbun, S.Pd.K., melaksanakan kegiatan penyuluhan dan pembinaan kepada anak-anak Binaan Setia di Kelurahan Pasir Bidang, Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah, Selasa (6/10/2026). Kegiatan ini mengangkat tema “Berbuat Baik kepada Keluarga”, yang berlandaskan firman Tuhan dalam Roma 12:10. Pembinaan tersebut bertujuan menanamkan nilai-nilai kasih, kepedulian, dan sikap saling menghormati dalam kehidupan keluarga sejak usia dini.
Dalam penyampaian materi, Romida Marbun menjelaskan bahwa berbuat baik tidak selalu harus diwujudkan melalui sesuatu yang besar atau bersifat materi. Perbuatan baik dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti berbicara dengan sopan, membantu pekerjaan di rumah, menghormati orang tua, menyayangi saudara, serta memberikan perhatian kepada anggota keluarga. Melalui pembinaan ini, anak-anak diajak memahami bahwa kasih sejati harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari, terutama di lingkungan keluarga.
Berdasarkan Roma 12:10, terdapat beberapa pesan penting yang ditekankan dalam pembinaan tersebut. Pertama, mengasihi keluarga dengan tulus tanpa mengharapkan imbalan. Kedua, tidak menunggu orang lain berbuat baik terlebih dahulu untuk menunjukkan kasih. Ketiga, menghormati setiap anggota keluarga tanpa membeda-bedakan. Keempat, menjadikan perbuatan baik sebagai salah satu wujud iman kepada Tuhan. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat membentuk karakter anak-anak agar tumbuh menjadi pribadi yang penuh kasih, rendah hati, peduli, dan bertanggung jawab.
Betty Debora Hutapea bersama Romida Marbun juga mengajak anak-anak Binaan Setia untuk menerapkan ajaran firman Tuhan dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah maupun di lingkungan masyarakat. Anak-anak didorong untuk menjadi pribadi yang berani meminta maaf ketika melakukan kesalahan, bersedia mengampuni, ringan tangan dalam membantu, serta memberikan perhatian kepada orang-orang terdekat. Sikap tersebut merupakan bentuk sederhana dari kasih yang dapat membawa perubahan positif dalam hubungan keluarga.
Dalam pesan penutup pembinaan, ditekankan bahwa keluarga merupakan anugerah Tuhan yang sangat berharga dan patut dijaga dengan penuh kasih. Setiap orang diajak untuk tidak menunggu kehilangan seseorang sebelum menyadari betapa berharganya kehadiran keluarga. Selagi masih ada kesempatan, setiap anggota keluarga hendaknya berusaha menjadi yang pertama meminta maaf, mengampuni, menolong, memberikan perhatian, dan menunjukkan kasih kepada sesama.
Melalui kegiatan penyuluhan ini, Penyuluh Agama Kristen Kemenag Kabupaten Tapanuli Tengah berharap anak-anak Binaan Setia semakin memahami pentingnya membangun hubungan keluarga yang harmonis berdasarkan kasih Kristus. Firman Tuhan dalam Roma 12:10 mengajarkan agar setiap orang saling mengasihi dan saling mendahului dalam memberi hormat. Oleh karena itu, anak-anak diharapkan mampu menjadikan rumah sebagai tempat bertumbuhnya kasih, kedamaian, dan pengampunan, bukan hanya melalui perkataan, tetapi juga melalui perbuatan nyata. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, nilai-nilai Kristiani diharapkan semakin tertanam dalam karakter anak-anak sehingga mereka dapat menjadi generasi yang beriman, berakhlak baik, serta membawa kasih dan kebaikan bagi keluarga dan masyarakat.