
Tapanuli Tengah (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah, H. Awaluddin Habibi Siregar, S.Ag., M.A., melaksanakan monitoring bantuan pemulihan rumah ibadah pascabencana di Masjid As’Syuhada, Lingkungan I Kampung Martua, Kelurahan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Rabu (14/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, Kakan Kemenag didampingi oleh Kasi Bimas Islam, H. Bincar Halomoan Siregar, S.Ag., M.H., untuk meninjau kondisi masjid sekaligus memantau pemanfaatan bantuan yang diterima dari Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI). Monitoring ini merupakan bagian dari upaya memastikan bantuan pascabencana dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya dan mendukung pemulihan sarana ibadah masyarakat. Melalui kunjungan tersebut, diharapkan proses pemulihan Masjid As’Syuhada dapat berjalan dengan baik sehingga jamaah dapat kembali melaksanakan kegiatan keagamaan dengan nyaman.
Kegiatan monitoring dilakukan dengan meninjau kondisi rumah ibadah serta melihat secara langsung kebutuhan yang diperlukan dalam proses pemulihan pascabencana. Bantuan yang diterima Masjid As’Syuhada merupakan bentuk perhatian Kemenag RI terhadap rumah ibadah yang terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah. Peninjauan ini menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa bantuan tersebut dimanfaatkan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana koordinasi antara Kemenag Tapteng, pengurus masjid, dan pihak terkait dalam mendukung pemulihan fasilitas keagamaan.
Kepala Kankemenag Tapteng, Awaluddin Habibi Siregar menegaskan bahwa bantuan pemulihan rumah ibadah merupakan bentuk kepedulian pemerintah melalui Kementerian Agama terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Menurutnya, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan umat, kegiatan sosial, dan penguatan kebersamaan masyarakat. Oleh karena itu, pemulihan sarana dan prasarana masjid perlu mendapat perhatian agar aktivitas keagamaan dapat kembali berjalan dengan baik. Ia berharap bantuan dari Kemenag RI dapat memberikan manfaat nyata bagi jamaah serta mendukung keberlangsungan kegiatan ibadah di Masjid As’Syuhada.
Dalam pelaksanaan monitoring tersebut, Kakan Kemenag yang didampingi Kasi Bimas Islam turut memperhatikan pentingnya pengelolaan bantuan secara tertib, transparan, dan bertanggung jawab. Koordinasi dengan pengurus masjid diperlukan untuk mengetahui perkembangan pemanfaatan bantuan serta kebutuhan lanjutan yang mungkin diperlukan dalam proses pemulihan. Sinergi antara Kementerian Agama, pengurus rumah ibadah, dan masyarakat diharapkan dapat mendukung pemulihan fasilitas keagamaan secara optimal. Dengan kerja sama yang baik, bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat di lingkungan Kampung Martua, Kelurahan Tukka.
Melalui kegiatan monitoring pada Rabu (14/10/2026) tersebut, Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam mengawal pemulihan rumah ibadah terdampak bencana. Kemenag Tapteng juga terus mendorong koordinasi dan sinergi dengan pihak terkait agar pelayanan keagamaan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik. Dengan adanya dukungan dan perhatian bersama, Masjid As’Syuhada diharapkan dapat kembali berfungsi secara optimal sebagai tempat ibadah sekaligus pusat pembinaan keagamaan dan penguatan ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.