
Pinangsori (Humas). Tim Inti Nasional Instruktur Visitasi, Khairul Ikhsan Pane melaksanakan agenda pendampingan tindak lanjut AKMI 2024 yang langsung disambut oleh kepala madrasah Hj, Kawati.S.Pd di Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Tapanuli Tengah, Jum’at (18/10).Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi hasil AKMI serta memberikan pemahaman lebih lanjut kepada guru-guru mengenai strategi peningkatan kualitas pendidikan di madrasah.
Sebelumnya telah terlaksana dan diikuti oleh dua orang guru MTsN 2 Tapanuli Tengah Bimtek tindak lanjut hasil AKMI (Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia) tingkat madrasah 2024. Adapun peserta bimtek AKMI yakni, Ardiani Salma Hutagalung,S.Ag, dan Aspan Maruli Siregar S.Pd., yang mengikuti kegiatan selama 5 hari, dimulai dari hari senin-Jum’at 7-11 Oktober 2024 di laboratorium komputer madrasah pekan lalu.
Dalam kesempatan tersebut, ia menjelaskan kembali tentang AKMI sebagai tes diagnostik yang dirancang untuk mengukur kompetensi dasar siswa dalam bidang literasi, numerasi, sains, sosial dan budaya. Ia menekankan bahwa tujuan utama AKMI adalah untuk memberikan gambaran mengenai kelebihan dan kelemahan siswa, sehingga madrasah dapat merancang program pembelajaran yang lebih efektif dan tepat sasaran.
“AKMI tidak hanya sekadar menguji, tetapi berfungsi sebagai alat diagnostik yang membantu kita memahami sejauh mana kompetensi siswa dalam berbagai bidang, sehingga kita bisa melakukan perbaikan yang sesuai,” jelasnya.
Kegiatan pendampingan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab, di mana para guru berkesempatan untuk berdiskusi dan mendapatkan penjelasan mengenai AKMI. Kepala MTs Negeri 2 Tapanuli Tengah, Hj.Kawati.S.Pd, mengucapkan apresiasinya atas kehadiran dan arahan dari tim instruktur visitasi. “Saya berharap melalui pendampingan ini, guru-guru dapat lebih memahami hasil AKMI dan menggunakan informasi tersebut untuk meningkatkan pembelajaran di kelas,” ungkapnya.
Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan MTs Negeri 2 Tapanuli Tengah dapat lebih siap dalam merancang program pembelajaran yang adaptif dan berbasis data, sehingga kompetensi siswa dapat terus ditingkatkan di masa mendatang.
Kepala madrasah menambahkan bahwa kegiatan bimtek AKMI ini memiliki tujuan, diantaranya memberikan pemahaman kepada guru MTsN 2 Tapanuli Tengah pada khususnya tentang fungsi, peran dan tujuan AKMI sebagai instrumen untuk mendiaknosa kemampuan peserta didk pada literasi membaca, literasi numerasi, literasi sains, serta literasi sosial budaya. Lebih lanjut kepala madrasah mengulas lebih dalam bahwa bimtek AKMI dirancang agar menghasilkan informasi yang akurat untuk mendorong perbaikan kualitas pembelajaran yang akan meningkatkan hasil belajar peserta didik dan pastinya meningkatkan mutu pendidikan ungkap kepala madrasah kepada humas. AW