
Pandan (Humas) , Rabu 12 Maret 2025 – Dalam rangka memperkuat tali silaturahmi dan meningkatkan kualitas ibadah di bulan suci Ramadan, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Tapanuli Tengah, H. Julsukri Mangandar Limbong, S.Ag.MM , kembali memimpin safari Ramadan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapteng di Kecamatan Sarudik. Acara ini berlangsung pada 12 Maret 2025 dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, masyarakat setempat.
Safari Ramadan ini merupakan bagian dari program tahunan Pemkab Tapteng untuk menyemarakkan bulan Ramadan dengan kegiatan positif dan bermanfaat. Dalam sambutannya, Julsukri M. Limbong menekankan pentingnya makna Ramadan sebagai waktu untuk meningkatkan ketakwaan dan kepedulian terhadap sesama. “Ramadan adalah bulan yang penuh berkah, di mana kita diajarkan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT serta beramal untuk orang-orang yang membutuhkan,” ujar Julsukri.
“Di bulan yang suci ini, mari kita tingkatkan ibadah kita. Tidak hanya dalam bentuk ritual, tetapi juga dalam hal berbuat baik kepada sesama. Setiap amal yang kita lakukan, sekecil apapun, memiliki nilai yang besar di sisi Allah,” imbuhnya.
Sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap masyarakat, dalam acara tersebut Pemkab Tapteng juga menyalurkan bantuan Sirup Kurnia 7 Kotak, Gula 7 Kg, Kopi 1 Kg dan Uang Tunai Rp 500.000,-. Salah seorang BKM Masjid Miftahul Jannah menyampaikan merasa sangat terbantu dan mengapresiasi inisiatif pemkab. “Kami sangat bersyukur atas perhatian dari pemerintah. Ini sangat membantu kami dalam menjalani bulan puasa,” ungkapnya
Kakankemenag berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk menjadikan bulan Ramadan sebagai waktu untuk beribadah dan berbagi. “Kami berharap safari Ramadan ini tidak hanya berhenti di sini, tetapi menjadi agenda rutin yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat setiap tahunnya,” tuturnya.
Dengan demikian, safari Ramadan di Kecamatan Sarudik berhasil menciptakan suasana yang menyenangkan dan menenangkan, memberikan semangat baru bagi masyarakat dalam menjalani bulan suci ini. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam membangun kebersamaan dan kepedulian antar sesama, menjadikan Ramadan sebagai waktu yang penuh dengan kebaikan dan keberkahan.