
Lopian (Humas) – Dalam rangka meningkatkan status kesehatan anak sekolah, UPTD Puskesmas Hutabalang secara resmi menyelenggarakan kegiatan pembagian obat cacing kepada seluruh siswa di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 6 Tapanuli Tengah pada Selasa (24/02). Program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menekan angka infeksi kecacingan yang dapat menghambat tumbuh kembang anak serta mencegah terjadinya stunting sejak dini. 24/02/2026
Tim dari UPTD Puskesmas Hutabalang hadir langsung ke lokasi madrasah untuk memastikan setiap siswa mendapatkan dosis yang tepat sesuai kelompok umur. Selain membagikan obat, petugas kesehatan juga memberikan edukasi singkat mengenai pentingnya menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Hal ini dilakukan agar para siswa memahami bahwa pemberian obat harus dibarengi dengan kebiasaan menjaga kebersihan diri, terutama mencuci tangan sebelum makan.
Kegiatan yang berlangsung tertib ini diikuti dengan antusias oleh para siswa yang didampingi oleh guru kelas masing-masing. Para petugas kesehatan dengan telaten menjelaskan manfaat obat tersebut guna menjaga penyerapan nutrisi dalam tubuh tetap optimal. Suasana di ruang kelas tampak ceria saat anak-anak secara bersama-sama menunjukkan komitmen mereka untuk tumbuh sehat dan bebas dari penyakit parasit.
Kepala MIN 6 Tapanuli Tengah, Masyhur Tanjung, S.Ag, MM menyambut hangat kehadiran tim medis dan memberikan apresiasi tinggi atas program jemput bola yang dilakukan oleh pihak puskesmas. Menurut beliau, kesehatan siswa adalah prioritas utama sekolah karena kondisi fisik yang prima merupakan kunci utama bagi anak untuk dapat mengikuti proses belajar mengajar dengan konsentrasi penuh dan penuh semangat.
Dalam arahannya, Kepala MIN 6 Tapanuli Tengah menyampaikan, “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada UPTD Puskesmas Hutabalang atas perhatiannya terhadap kesehatan anak didik kami. Dengan adanya pemberian obat cacing ini, kami berharap anak-anak di MIN 6 Tapanuli Tengah dapat tumbuh menjadi generasi yang kuat, cerdas, dan terhindar dari masalah gizi buruk akibat infeksi cacingan yang sering kali tidak disadari.” Ungkapnya
Sebagai penutup, kegiatan ini diharapkan menjadi agenda rutin yang mampu memperkuat sinergi antara instansi pendidikan dan kesehatan di wilayah Tapanuli Tengah. Dengan lingkungan madrasah yang sehat dan siswa yang terproteksi secara medis, diharapkan prestasi akademik maupun non-akademik siswa dapat meningkat seiring dengan kualitas kesehatan mereka yang semakin baik dari tahun ke tahun.