
Pandan (Humas) – MAN 3 Tapanuli Tengah menggelar praktik tata cara fardhu kifayah sebagai bagian dari rangkaian program keagamaan di bulan suci Ramadan 1447 Hijriyah, Sabtu (28/2). Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Kepala MAN 3 Tapanuli Tengah Hj. Juraida Siregar, S.Ag., M.Pd, dan diikuti oleh para peserta didik dengan penuh kesungguhan dan antusiasme.
Dalam sambutannya Juraida Siregar menyampaikan bahwa praktik fardhu kifayah merupakan pembelajaran penting yang harus dipahami oleh setiap peserta didik. Madrasah tidak hanya bertugas mencetak generasi yang cerdas secara akademik, tetapi juga membekali mereka dengan ilmu agama yang aplikatif dan bermanfaat bagi masyarakat.
Beliau menegaskan bahwa bulan Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat pembinaan spiritual serta meningkatkan kualitas pemahaman keagamaan. Oleh karena itu program praktik fardhu kifayah dimasukkan sebagai salah satu agenda utama dalam kegiatan keagamaan Ramadan di madrasah.
Kegiatan ini dipandu langsung oleh WKM Sarana dan Prasarana Abdul Rahim yang memberikan arahan serta penjelasan secara sistematis. Ia memaparkan tahapan mulai dari tata cara memandikan jenazah, mengkafani, menyalatkan hingga proses pemakaman secara runtut dan jelas agar mudah dipahami oleh peserta didik.
Abdul Rahim menekankan bahwa pemahaman tentang fardhu kifayah merupakan kewajiban kolektif umat Islam yang harus diketahui oleh generasi muda. Dengan memahami tata cara yang benar peserta didik diharapkan siap berperan aktif ketika dibutuhkan di tengah masyarakat.
Praktik dilakukan menggunakan alat peraga sebagai media pembelajaran agar peserta didik dapat melihat dan memahami setiap proses secara langsung. Metode ini membantu peserta didik menguasai materi secara lebih mendalam dan aplikatif.
Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan tertib. Para peserta didik tampak serius mengikuti setiap tahapan praktik serta menyimak penjelasan dengan penuh perhatian.
Program ini menjadi salah satu bentuk penguatan pendidikan karakter di MAN 3 Tapanuli Tengah. Selain membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan madrasah juga menanamkan nilai tanggung jawab, kepedulian sosial dan empati terhadap sesama.
Melalui kegiatan ini diharapkan peserta didik tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengamalkan ilmu yang diperoleh sesuai tuntunan syariat Islam. Pembelajaran seperti ini menjadi bekal penting dalam kehidupan bermasyarakat.
Dengan adanya program keagamaan Ramadan ini MAN 3 Tapanuli Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi yang unggul, religius dan berakhlak mulia. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi seluruh civitas madrasah. (ms)