
Pandan (Humas). Menjelang pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2026 tingkat Kabupaten Tapanuli Tengah MAN 3 Tapanuli Tengah terus memantapkan persiapan peserta didik. Salah satu bentuk persiapan tersebut dilakukan melalui bimbingan dan arahan yang diberikan oleh Kepala MAN 3 Tapanuli Tengah Hj. Juraida Siregar, S.Ag., M.Pd. Kegiatan ini menjadi momentum bagi kepala madrasah untuk memberikan penguatan kepada peserta didik sebelum mengikuti kompetisi. Bimbingan dan arahan diberikan untuk membangun kesiapan mental meningkatkan kepercayaan diri serta menumbuhkan semangat berprestasi. Peserta didik yang akan menjadi delegasi madrasah mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian. Melalui kegiatan tersebut madrasah berharap seluruh peserta semakin siap menghadapi OMI 2026,Sabtu(5/9).
Dalam arahannya Juraida Siregar menekankan pentingnya mempersiapkan diri secara sungguh-sungguh dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi kompetisi. Peserta didik diingatkan bahwa kemampuan akademik harus diiringi dengan kesiapan mental dan rasa percaya diri. Setiap peserta diminta untuk tetap tenang, fokus dan teliti ketika menghadapi soal selama pelaksanaan OMI. Ia juga mendorong peserta didik agar berani menunjukkan kemampuan terbaik yang telah diperoleh selama mengikuti pembinaan. Kesempatan mengikuti OMI merupakan pengalaman berharga untuk mengembangkan potensi dan mengukur kemampuan diri. Arahan tersebut diharapkan menjadi bekal bagi peserta didik untuk tampil maksimal pada saat kompetisi.
Kepala madrasah juga memberikan motivasi agar peserta didik tidak terlalu terbebani dengan target kemenangan. Yang paling utama adalah berusaha dengan sungguh-sungguh menjaga semangat dan memberikan kemampuan terbaik. Peserta didik diharapkan mampu menjadikan setiap tantangan sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang. Selain itu mereka diminta untuk tetap menjaga sikap, kedisiplinan dan nama baik MAN 3 Tapanuli Tengah selama mengikuti kompetisi. Sportivitas dan akhlak yang baik harus tetap menjadi bagian dari diri peserta didik sebagai insan madrasah. Dengan bekal tersebut peserta diharapkan mampu mengikuti OMI dengan penuh keyakinan dan tanggung jawab.
Bimbingan dan arahan tersebut juga menjadi penguatan atas proses pembinaan yang telah dilakukan sebelumnya. Peserta didik telah mendapatkan pendampingan dari guru pembimbing sesuai dengan bidang mata pelajaran yang diikuti. Berbagai latihan pembahasan materi dan evaluasi dilakukan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menghadapi kompetisi. Proses pembinaan tersebut diharapkan dapat membantu peserta memahami materi sekaligus melatih ketepatan dan kecepatan dalam menyelesaikan soal. Kepala madrasah memberikan apresiasi atas kesungguhan peserta didik dan guru pembimbing dalam menjalani proses persiapan. Seluruh upaya tersebut diharapkan menjadi modal penting dalam menghadapi OMI tingkat kabupaten.
Selain mempersiapkan kemampuan akademik Kepala MAN 3 Tapanuli Tengah juga mengingatkan peserta didik untuk menjaga kondisi fisik dan kesehatan. Peserta didik diminta mengatur waktu belajar dan istirahat agar tetap memiliki kondisi tubuh yang prima. Kesiapan fisik dan mental menjadi bagian penting agar peserta mampu berkonsentrasi selama mengikuti kompetisi. Peserta didik juga diingatkan untuk tidak memaksakan diri dan tetap menjaga ketenangan menjelang hari pelaksanaan. Dengan persiapan yang seimbang peserta diharapkan dapat tampil secara optimal. Pesan tersebut menjadi bagian dari perhatian madrasah terhadap kesiapan peserta didik secara menyeluruh.
Setelah mendapatkan bimbingan dan arahan dari kepala madrasah kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama bagi peserta didik yang akan mengikuti OMI 2026. Doa bersama menjadi bentuk ikhtiar spiritual sekaligus wujud dukungan seluruh keluarga besar MAN 3 Tapanuli Tengah kepada para peserta. Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kekhusyukan. Seluruh peserta didik mengikuti rangkaian doa dengan penuh kesungguhan dan berharap diberikan kemudahan dalam menghadapi kompetisi. Doa bersama juga menjadi momentum untuk menyerahkan seluruh ikhtiar yang telah dilakukan kepada Allah SWT. Melalui doa tersebut keluarga besar madrasah berharap seluruh peserta mendapatkan kelancaran dan hasil terbaik.
Doa bersama dipimpin oleh Ustaz Jusri Tumanggor yang mengajak seluruh peserta untuk memohon pertolongan dan kemudahan kepada Allah SWT. Dalam doa tersebut dipanjatkan harapan agar para peserta diberikan kesehatan ketenangan hati kejernihan pikiran serta kemampuan dalam menghadapi setiap tantangan. Ustaz Jusri Tumanggor juga mendoakan agar seluruh rangkaian pelaksanaan OMI berjalan dengan lancar dan para peserta mampu memberikan kemampuan terbaik. Suasana khusyuk terlihat ketika peserta didik mengikuti doa yang dipimpin dengan penuh penghayatan. Doa tersebut menjadi penyempurna ikhtiar yang telah dilakukan melalui proses belajar dan pembinaan. Seluruh peserta diharapkan senantiasa mengiringi perjuangan dengan doa dan tawakal.
Kegiatan doa bersama juga menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan antara peserta didik guru dan seluruh keluarga besar MAN 3 Tapanuli Tengah. Dukungan yang diberikan menunjukkan bahwa perjuangan peserta OMI merupakan bagian dari perjuangan bersama untuk membawa nama baik madrasah. Peserta didik diharapkan tidak merasa berjalan sendiri dalam menghadapi kompetisi. Doa dan dukungan dari seluruh warga madrasah menjadi sumber motivasi agar peserta semakin percaya diri. Semangat kebersamaan tersebut diharapkan mampu memberikan energi positif menjelang pelaksanaan OMI. Dengan dukungan tersebut para peserta diharapkan semakin siap menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai delegasi madrasah.
OMI tingkat Kabupaten Tapanuli Tengah yang akan dilaksanakan pada 7–8 September 2026 menjadi momentum bagi peserta didik MAN 3 Tapanuli Tengah untuk menunjukkan kemampuan dan potensi terbaiknya. Berbagai persiapan telah dilakukan mulai dari pembinaan akademik penguatan mental hingga doa bersama. Kepala madrasah berharap seluruh peserta mampu mengikuti kompetisi dengan penuh semangat, disiplin dan tanggung jawab. Peserta didik juga diharapkan menjunjung tinggi sportivitas serta tetap menjaga nama baik madrasah selama kompetisi berlangsung. Apa pun hasil yang diperoleh nantinya pengalaman tersebut diharapkan menjadi pembelajaran yang berharga. Semangat untuk terus belajar dan berprestasi harus tetap tumbuh setelah OMI berakhir.
Dengan bimbingan, arahan, ikhtiar dan doa bersama MAN 3 Tapanuli Tengah mengantarkan para peserta menuju OMI 2026 dengan penuh harapan. Kepala madrasah bersama seluruh keluarga besar madrasah memberikan dukungan agar peserta didik mampu tampil percaya diri dan memberikan kemampuan terbaik. Doa yang dipimpin Ustaz Jusri Tumanggor menjadi bagian dari ikhtiar untuk memohon kelancaran dan keberkahan bagi seluruh peserta. Peserta didik diharapkan mampu membawa semangat mental juara sekaligus menunjukkan karakter sebagai peserta didik madrasah yang berprestasi dan berakhlak. Seluruh keluarga besar MAN 3 Tapanuli Tengah turut mendoakan agar perjuangan para peserta membuahkan hasil yang membanggakan. Semoga langkah para pejuang prestasi MAN 3 Tapanuli Tengah dalam OMI 2026 diberikan kemudahan, kelancaran dan kesuksesan.(ms)