
Tapanuli Tengah (Humas) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah, H. Awaluddin Habibi Siregar, S.Ag., MA, turut hadir dalam kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026 yang diselenggarakan oleh Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIS) Barus. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam menyambut mahasiswa baru sekaligus memperkenalkan budaya akademik, kehidupan kemahasiswaan, serta nilai-nilai keislaman di lingkungan perguruan tinggi. 07 September 2026
PBAK 2026 STAIS Barus mengusung tema “Meneguhkan Spirit Akademik dan Moderasi Beragama di Era Transformasi Digital”. Tema ini dinilai relevan dengan tantangan pendidikan tinggi saat ini, khususnya dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu bersikap moderat, berkarakter, dan bijak dalam memanfaatkan perkembangan teknologi digital.
Kehadiran Kepala Kantor Kemenag Tapanuli Tengah, H. Awaluddin Habibi Siregar dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan pendidikan keagamaan dan pembinaan generasi muda di Kabupaten Tapanuli Tengah. Perguruan tinggi keagamaan memiliki peran strategis dalam melahirkan sumber daya manusia yang memiliki wawasan keilmuan sekaligus pemahaman agama yang kuat.
Dalam kegiatan tersebut, peserta PBAK mendapatkan berbagai pengenalan mengenai lingkungan akademik, tata kehidupan mahasiswa, serta nilai-nilai yang perlu diterapkan selama menempuh pendidikan di STAIS Barus. Mahasiswa baru juga diarahkan untuk membangun semangat belajar, berpikir kritis, menjaga etika, serta aktif berkontribusi dalam kehidupan masyarakat.
Di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, mahasiswa diharapkan mampu menjadi generasi yang cerdas dalam menggunakan media digital. Kemampuan memilah informasi, menghindari penyebaran berita yang tidak benar, serta menggunakan teknologi untuk kegiatan positif menjadi bagian penting dari karakter mahasiswa di era transformasi digital.
Kemenag Tapteng juga mendorong agar nilai moderasi beragama terus ditanamkan kepada generasi muda. Sikap toleran, menghargai perbedaan, menjunjung persatuan, serta mengedepankan dialog menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam menjaga kerukunan umat beragama.
Melalui kegiatan PBAK 2026, STAIS Barus diharapkan semakin mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang mendorong lahirnya generasi muda yang unggul secara akademik, kuat dalam nilai keagamaan, berkarakter, serta adaptif menghadapi tantangan era digital.
Kemenag Tapteng terus berkomitmen mendukung sinergi dengan lembaga pendidikan keagamaan dalam menciptakan generasi yang berilmu, berakhlak, moderat, dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah dan bangsa.