
Barus (Humas) — Pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kabupaten Tapanuli Tengah Tahun 2026 resmi dibuka oleh Kepala Seksi Pendidikan Islam Kemenag Kabupaten Tapanuli Tengah pada hari Senin, 7 September 2026. Kegiatan ini berlangsung selama 3 (tiga) hari, mulai tanggal 7-9 September 2026 dilaksanakan di beberapa titik lokasi (tilok), termasuk salah satunya MTsN 1 Tapanuli Tengah sebagai Zona 2.
Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Tapanuli Tengah, Syamsul Simanjuntak, S.Pd., MM melaporkan bahwa OMI tingkat kabupaten/kota dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Tahun ini, di Kabupaten Tapanuli Tengah OMI diikuti sebanyak 443 Peserta.
“Untuk tingkat Kabupaten Tapanuli Tengah jumlah peserta keseluruhan sebanyak 443 siswa yang mengikuti berbagai mata pelajaran yang diperlombakan pada jenjang MI, MTs, dan MA,” jelas Syamsul Simanjuntak
Rinciannya, untuk jenjang Madrasah Aliyah, tercatat 121 peserta yang mengikuti bidang Matematika, Biologi, Fisika, Kimia, Ekonomi, dan Geografi. Sementara jenjang Madrasah Tsanawiyah diikuti 96 peserta pada bidang Matematika, IPA, dan IPS. Adapun jenjang Madrasah Ibtidaiyah diikuti 76 peserta pada bidang Matematika dan IPAS.
OMI Tahun 2026 dilaksanakan atas dasar Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 7151 Tahun 2026 tentang Perubahan Atas Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 4657 Tahun 2026 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia Tahun 2026.
MTsN 1 Tapanuli Tengah menjadi salah satu lokasi pelaksanaan yang turut mendukung terselenggaranya kompetisi tersebut. Pelaksanaan OMI diharapkan berlangsung tertib, lancar, dan sportif sehingga para peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Melalui OMI Tahun 2026, diharapkan lahir peserta didik madrasah yang unggul, berprestasi, dan mampu membawa nama baik madrasah serta Kabupaten Tapanuli Tengah pada tingkat yang lebih tinggi.