
Pinangsori (Humas) — Gerakan Pramuka MTsN 2 Tapanuli Tengah berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Perkemahan Gebyar Madrasah Se-Kabupaten Tapanuli Tengah Tahun 2026. Kontingen Pramuka MTsN 2 Tapanuli Tengah berhasil meraih Juara I TUPER (Tolak Ukur Perkemahan), Juara II Syahril Qur’an, dan Juara Harapan II bidang Tilawah. Prestasi tersebut menjadi bukti nyata semangat, kerja keras, kedisiplinan, dan kekompakan para anggota Pramuka dalam mengikuti berbagai rangkaian kegiatan dan perlombaan. Capaian ini sekaligus menjadi kebanggaan bagi keluarga besar MTsN 2 Tapanuli Tengah.
Perkemahan Gebyar Madrasah Tahun 2026 berlangsung selama tiga hari, mulai 22 hingga 24 Agustus 2026, bertempat di Bumi Perkemahan MTsN 1 Tapanuli Tengah, Kampung Mudik, Kecamatan Barus. Kegiatan tersebut diikuti oleh berbagai pangkalan Pramuka madrasah se-Kabupaten Tapanuli Tengah. Selama perkemahan, para peserta mengikuti berbagai kegiatan dan perlombaan yang dirancang untuk mengembangkan keterampilan, kreativitas, pengetahuan, kedisiplinan, serta kemampuan bekerja sama. Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi para Pramuka Penggalang untuk membangun karakter, kemandirian, kepemimpinan, dan rasa tanggung jawab.
Keberhasilan kontingen Pramuka MTsN 2 Tapanuli Tengah meraih tiga prestasi dalam ajang tersebut tidak terlepas dari persiapan, latihan, serta kerja sama yang dilakukan oleh para peserta dan pembina. Para anggota Pramuka menunjukkan semangat juang yang tinggi dalam mengikuti setiap perlombaan dan mampu memberikan penampilan terbaik hingga berhasil membawa pulang sejumlah penghargaan. Raihan tersebut menunjukkan bahwa peserta didik madrasah memiliki potensi yang dapat dikembangkan tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam bidang kepramukaan, seni, dan keagamaan. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan dan berani berkompetisi secara positif.
Kepala MTsN 2 Tapanuli Tengah, Hj. Kawati, S.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi yang diraih oleh kontingen Pramuka madrasah. Ia memberikan penghargaan kepada seluruh peserta dan pembina yang telah berusaha maksimal dalam mempersiapkan diri serta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras, kedisiplinan, kekompakan, dan kemauan para peserta untuk terus belajar dan berlatih. “Kami sangat bangga dengan pencapaian yang diraih anak-anak Pramuka MTsN 2 Tapanuli Tengah. Prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama madrasah, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa semangat Pramuka terus hidup dan berkembang di kalangan pelajar dan generasi muda,” ujar Kawati
Perkemahan Gebyar Madrasah juga menjadi sarana bagi para peserta untuk mempererat persaudaraan antarpelajar madrasah se-Kabupaten Tapanuli Tengah. Interaksi dengan peserta dari berbagai pangkalan memberikan pengalaman berharga bagi anggota Pramuka untuk belajar menghargai perbedaan, menjunjung sportivitas, serta membangun semangat kebersamaan. Selain berkompetisi untuk meraih prestasi, para peserta juga mendapatkan pengalaman dalam kehidupan berkemah dan berbagai aktivitas yang menuntut kemandirian serta kerja sama. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan peserta didik dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan madrasah, keluarga, maupun masyarakat.
Dengan raihan Juara I TUPER, Juara II Syahril Qur’an, dan Juara Harapan II Tilawah, keluarga besar MTsN 2 Tapanuli Tengah berharap semangat berprestasi dan budaya kompetisi yang sehat terus tumbuh di kalangan peserta didik. Prestasi tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk meningkatkan kemampuan, memperkuat kedisiplinan, serta terus mengembangkan potensi di berbagai bidang. Ke depan, para anggota Pramuka MTsN 2 Tapanuli Tengah diharapkan mampu mempertahankan dan meningkatkan prestasi yang telah diraih serta mengukir pencapaian yang lebih tinggi. Semangat, kerja keras, kekompakan, dan sportivitas diharapkan terus menjadi bagian dari perjalanan peserta didik dalam mengharumkan nama madrasah, Kabupaten Tapanuli Tengah, dan Kementerian Agama. (AW)