
Sirandorung (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sirandorung terus memperkuat pembinaan keagamaan masyarakat melalui kegiatan salat Duha, zikir bersama, dan pembacaan kitab Al-Adzkar yang membahas zikir sebelum safar atau perjalanan jauh. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Shirotol Mustaqiem pada Minggu (11/10/2026) dengan diikuti jamaah secara khidmat. Kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat Duha, kemudian dilanjutkan dengan zikir bersama yang dipandu oleh Imam Asy’ari, staf KUA Kecamatan Sirandorung bagian ZIS (zakat, infak, dan sedekah). Selanjutnya, jamaah mengikuti pembacaan kitab Al-Adzkar untuk memperdalam pemahaman mengenai amalan dan persiapan seorang Muslim sebelum melakukan perjalanan jauh.
Dalam penyampaian materi, Imam Asy’ari menjelaskan bahwa seorang Muslim hendaknya mempersiapkan perjalanan dengan baik, baik secara fisik maupun spiritual. Beberapa hal yang dibahas meliputi bermusyawarah dengan keluarga, mempersiapkan bekal dan pengetahuan sesuai tujuan perjalanan, serta melaksanakan salat istikharah apabila membutuhkan petunjuk dalam mengambil keputusan. Selain itu, jamaah juga mendapatkan penjelasan mengenai salat sunah safar dua rakaat serta amalan membaca Ayat Kursi dan Surah Quraisy yang dipelajari dalam kegiatan tersebut. Pembinaan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman jamaah agar senantiasa mengingat Allah SWT dan menjadikan doa sebagai bagian dari persiapan sebelum bepergian.
Imam Asy’ari juga mengingatkan bahwa persiapan perjalanan tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan jasmani, tetapi perlu disertai kesiapan rohani dan pemahaman terhadap tuntunan agama. Melalui pembacaan kitab Al-Adzkar, jamaah diajak membiasakan zikir dan doa dalam kehidupan sehari-hari, termasuk ketika hendak melakukan perjalanan jauh. Pemahaman tersebut diharapkan dapat mendorong jamaah untuk lebih berhati-hati, menjaga kewajiban ibadah, serta memohon perlindungan dan keselamatan kepada Allah SWT. Dengan demikian, kegiatan pembinaan ini tidak hanya menjadi sarana menambah pengetahuan keagamaan, tetapi juga mendorong penerapan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala KUA Kecamatan Sirandorung, Ishak Kamarus Zaman, S.Ag., mengajak jamaah agar menjadikan kegiatan keagamaan sebagai sarana meningkatkan ketakwaan, menambah ilmu, dan memperbaiki akhlak. Ia menekankan pentingnya mengamalkan ilmu yang diperoleh agar memberikan manfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan masyarakat. “Jadikan setiap kegiatan keagamaan sebagai kesempatan untuk menambah ilmu dan memperbaiki diri. Sebelum melakukan perjalanan, persiapkan segala sesuatunya dengan baik, mintalah petunjuk kepada Allah SWT, dan jangan lupa berdoa. Semoga setiap langkah kita senantiasa diberikan keselamatan dan keberkahan,” pesannya. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus memakmurkan masjid, memperkuat kebersamaan, serta menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan dan pengembangan kehidupan keagamaan.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama agar seluruh jamaah senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan keberkahan dalam setiap aktivitas. Pelaksanaan salat Duha, zikir bersama, dan pembacaan kitab Al-Adzkar tersebut merupakan bagian dari komitmen KUA Kecamatan Sirandorung dalam memberikan pembinaan keagamaan secara berkelanjutan kepada masyarakat. Kegiatan ini juga sejalan dengan semangat Asta Protas Kementerian Agama, khususnya dalam memperkuat layanan keagamaan yang memberikan dampak nyata bagi umat. Melalui pembinaan yang berkesinambungan, KUA Kecamatan Sirandorung berharap pemahaman dan pengamalan ajaran Islam semakin meningkat sehingga terwujud masyarakat yang religius, berakhlak mulia, serta senantiasa menjaga persaudaraan dan kebersamaan.