
Sorkam Barat (Humas) – Komitmen untuk menjaga integritas dan objektivitas pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di lingkungan madrasah kembali diwujudkan melalui kolaborasi antar-instansi. Sejumlah guru dari Madrasah Aliyah Negeri 2 Tapanuli Tengah dikerahkan untuk menjadi pengawas dalam pelaksanaan TKA bagi siswa kelas XII di MAN 1 Tapanuli Tengah Barus Kamis, 5/11/2025. Langkah sinergis ini merupakan bagian dari upaya bersama Kantor Kementerian Agama Tapanuli Tengah untuk menjamin bahwa proses pengukuran kemampuan akademik siswa dilakukan secara jujur, adil, dan transparan, menjelang kelulusan dan persiapan masuk perguruan tinggi.
Tes Kemampuan Akademik (TKA) merupakan indikator penting yang menentukan pemetaan mutu pendidikan dan kesiapan siswa melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Untuk menjaga kemurnian hasil, dibutuhkan pengawasan yang netral. Penugasan guru dari MAN 2 Tapanuli Tengah sebagai pengawas eksternal menjadi kunci utama. Mereka bertugas memastikan seluruh prosedur ujian, mulai dari distribusi soal hingga pengamanan jawaban, berjalan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Kehadiran pengawas dari madrasah lain secara efektif meminimalisir potensi konflik kepentingan dan memperkuat akuntabilitas pelaksanaan TKA.
Dalam pelaksanaannya, para guru MAN 2 Tapanuli Tengah yang bertugas telah menerima pembekalan khusus mengenai tata tertib dan mekanisme pengawasan ujian berbasis komputer atau manual. Mereka ditempatkan di berbagai ruang ujian MAN 1 Tapanuli Tengah Barus. Tugas utama mereka meliputi pemeriksaan identitas peserta, pengawasan ketat selama ujian berlangsung, penanganan kendala teknis minor, serta memastikan tidak ada bentuk kecurangan sekecil apa pun. Pengawasan silang (lintas madrasah) ini diharapkan menciptakan suasana ujian yang kondusif dan menjunjung tinggi kejujuran akademik.
“Sebagai perwakilan dari MAN 2 Tapanuli Tengah, kami merasa terhormat dapat berpartisipasi dalam pengawasan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di MAN 1 Barus. Sinergi ini merupakan implementasi nyata dari profesionalisme guru madrasah dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan secara kolektif. Penugasan kami sebagai pengawas eksternal tidak hanya memastikan integritas ujian, tetapi juga memperkuat budaya kolaborasi antar-madrasah di Tapanuli Tengah. Kami sepenuhnya mendukung visi bersama untuk mencetak generasi pelajar yang berintegritas dan memastikan bahwa setiap siswa MAN 1 Barus mendapatkan kesempatan ujian yang adil dan objektif.” Ujar Maulid Hasyim.
Kerja sama dalam pengawasan TKA ini diharapkan menjadi pondasi untuk sinergi pendidikan yang lebih luas di Tapanuli Tengah. Diharapkan, model kolaborasi pengawasan silang ini dapat terus diterapkan pada agenda-agenda akademik krusial lainnya di masa depan. Tujuan utamanya adalah untuk memastikan bahwa seluruh siswa madrasah di wilayah ini mendapatkan perlakuan yang sama, hasil ujian yang valid, dan pada akhirnya, meningkatkan daya saing serta kualitas lulusan madrasah secara keseluruhan.