
Tapteng (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Lumut kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat fondasi rumah tangga masyarakat. Sepanjang pekan ini, tepatnya pada Senin, Selasa, dan Kamis (19, 20, dan 22 Januari 2026), KUA Lumut menggelar sesi penasehatan intensif bagi para Calon Pengantin (Catin).
Kegiatan yang berlangsung di ruang aula KUA ini dipimpin langsung oleh Kepala KUA Lumut, Ahmad Putra Tanjung. Tercatat ada tiga pasangan yang mengikuti bimbingan kali ini, yakni:
Angga dan Dinda
Indra dan Rani
Erik dan Siti
Menghadapi Realita, Bukan Sekadar Seremonial
Dalam arahannya, Ahmad Putra Tanjung menekankan bahwa pernikahan bukan sekadar tentang indahnya resepsi, melainkan tentang kesiapan mental menghadapi dinamika kehidupan sehari-hari.
“Kami tidak ingin para calon pengantin hanya siap secara administratif. Mereka harus siap menghadapi realita setelah pesta usai—mulai dari manajemen keuangan rumah tangga, komunikasi dengan pasangan, hingga cara menyelesaikan konflik tanpa emosi yang meluap,” ujar Ahmad Putra Tanjung.
Materi yang Relevan dengan Kehidupan Modern, Penasehatan kali ini dikemas dengan pendekatan dialogis yang menyentuh isu-isu nyata, di antaranya:
– Komunikasi Efektif: Cara menyampaikan keinginan kepada pasangan tanpa memicu pertengkaran.
– Manajemen Ekonomi: Mengatur skala prioritas keuangan keluarga di tengah kenaikan biaya hidup.
– Kesehatan Reproduksi: Pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental demi generasi masa depan yang berkualitas (pencegahan stunting).
– Kesalingan (Mubadalah): Pentingnya kerja sama antara suami dan istri dalam urusan domestik maupun pengasuhan anak.
Harapan bagi ketiga pasangan tampak antusias mengikuti jalannya diskusi. KUA Lumut berharap melalui bimbingan ini, pasangan Angga-Dinda, Indra-Rani, dan Erik-Siti dapat membangun keluarga yang Sakinah, Mawaddah, wa Rahmah serta tangguh menghadapi tantangan zaman.
“Pernikahan itu ibarat sekolah yang panjang. Hari ini kami memberikan ‘bekal dasar’ agar saat ujian kehidupan datang, mereka tidak mudah menyerah,” tutup Ahmad Putra Tanjung.