
Pandan (Humas) – Kepala MAN 3 Tapanuli Tengah Hj. Juraida Siregar, S.Ag., M.Pd., memantau secara langsung pelaksanaan kegiatan pembelajaran public speaking bertema Ramadan yang dilaksanakan pada Senin (2/3). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program pembelajaran Ramadan yang bertujuan mengembangkan keterampilan berbicara sekaligus memperkuat pemahaman keagamaan peserta didik.
Kegiatan tersebut dibimbing oleh guru MAN 3 Tapanuli Tengah Jusri Tumanggor yang bertindak sebagai pembina dan pengarah materi. Dalam arahannya ia memberikan teknik dasar public speaking, mulai dari cara membuka pidato, penguasaan materi, intonasi suara hingga bahasa tubuh saat tampil di depan audiens.
Peserta didik diberikan kesempatan untuk menyampaikan kultum dan pidato singkat dengan tema seputar keutamaan Ramadan, hikmah puasa serta pentingnya menjaga akhlak di bulan suci. Suasana kegiatan berlangsung penuh semangat di mana para peserta didik tampil bergantian dengan rasa percaya diri yang terus diasah.
Dalam pemantauannya Kepala Madrasah menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat positif karena mampu mengintegrasikan pembelajaran keagamaan dengan pengembangan soft skill. Kemampuan berbicara di depan umum merupakan bekal penting bagi peserta didik untuk menghadapi tantangan di masa depan.
Juraida Siregar juga memberikan motivasi kepada peserta didik agar tidak merasa gugup saat tampil. Ia menegaskan bahwa keberanian untuk mencoba adalah langkah awal menuju kesuksesan. Dengan latihan yang rutin dan bimbingan guru kemampuan public speaking peserta didik diyakini akan semakin meningkat.
Jusri Tumanggor menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang agar peserta didik tidak hanya memahami materi Ramadan secara teori tetapi juga mampu menyampaikannya kembali dengan bahasa mereka sendiri. Hal ini dinilai efektif untuk memperdalam pemahaman sekaligus melatih daya pikir kritis.
Ia juga menambahkan bahwa setiap peserta didik diberikan evaluasi dan masukan setelah tampil. Evaluasi tersebut mencakup aspek penguasaan materi, kelancaran berbicara serta sikap dan etika saat menyampaikan ceramah. Dengan demikian peserta didik dapat mengetahui kelebihan dan kekurangan mereka untuk diperbaiki pada kesempatan berikutnya.
Kepala Madrasah berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan, tidak hanya di bulan Ramadan tetapi juga pada momen-momen pembelajaran lainnya. Pembiasaan berbicara di depan umum akan membentuk karakter yang percaya diri, komunikatif dan bertanggung jawab.
Dengan terselenggaranya kegiatan public speaking Ramadan ini MAN 3 Tapanuli Tengah menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi yang baik serta pemahaman agama yang kuat. Semangat Ramadan pun diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh peserta didik untuk terus mengembangkan potensi diri secara maksimal.(ms)