Bekali Generasi Muda Peserta Didik MAN 3 Tapteng Ikuti Bimbingan Pra Nikah

Pandan (Humas). MAN 3 Tapanuli Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi muda yang berkarakter dan siap menghadapi kehidupan masa depan. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) berupa kursus pra nikah yang diikuti oleh peserta didik dengan penuh antusias,Sabtu(25/4).

Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah. Program tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada peserta didik tentang pentingnya kesiapan mental, emosional dan spiritual sebelum memasuki jenjang pernikahan.

Dalam suasana kelas yang tertib para peserta didik tampak serius mengikuti setiap materi yang disampaikan oleh narasumber. Mereka duduk rapi di bangku masing-masin mendengarkan dengan seksam serta aktif dalam sesi tanya jawab.

Materi yang disampaikan meliputi konsep dasar pernikahan dalam Islam membangun keluarga sakina hingga pentingnya komunikasi dan tanggung jawab dalam rumah tangga. Peserta didik juga diberikan pemahaman tentang tantangan kehidupan berkeluarga di era modern.

Narasumber kegiatan Liberny, S.H.I, menyampaikan bahwa pernikahan bukan hanya tentang kesiapan usia tetapi juga kesiapan ilmu, mental dan tanggung jawab. Ia menekankan pentingnya pemahaman yang matang sebelum mengambil keputusan besar dalam hidup. “Pernikahan adalah ibadah yang panjang, sehingga harus dipersiapkan dengan sebaik-baiknya bukan hanya secara fisik tetapi juga secara emosional dan spiritual,” jelasnya.

Ia juga mengajak para peserta didik untuk fokus dalam menuntut ilmu sebagai bekal utama kehidupan. Kesiapan diri yang baik akan berpengaruh besar dalam membangun rumah tangga yang harmonis di masa depan.

Kepala MAN 3 Tapanuli Tenga Hj. Juraida Siregar, S.Ag., M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa kegiatan bimbingan pra nikah sangat relevan bagi peserta didik sebagai bekal kehidupan. “Kami berharap melalui kegiatan ini peserta didikdapat memahami makna pernikahan yang sesungguhnya dan mampu mempersiapkan diri dengan baik, baik dari segi ilmu, mental maupun spiritual,” ujarnya.

Beliau juga menambahkan bahwa madrasah tidak hanya bertanggung jawab dalam mencetak prestasi akademik tetapi juga membentuk karakter dan kesiapan hidup peserta didik. “Pendidikan yang utuh adalah yang mampu membekali siswa untuk sukses di dunia dan akhirat,” tambahnya.

Wakil Kepala Madrasah Bidang Huma Asradewita menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya madrasah dalam memberikan edukasi yang kontekstual dan sesuai dengan kebutuhan generasi saat ini. Pembekalan seperti ini sangat penting untuk menghindarkan peserta didik dari pernikahan dini yang tidak direncanakan.

“Aspek pemahaman tentang kehidupan berkeluarga harus ditanamkan sejak dini agar peserta didik memiliki pandangan yang matang dalam menentukan masa depan mereka,” ungkapnya.

Para peserta didik pun mengaku mendapatkan banyak manfaat dari kegiatan ini. Mereka merasa lebih memahami arti penting sebuah pernikahan serta tanggung jawab besar yang menyertainya sehingga lebih siap dalam merencanakan masa depan.

Melalui kegiatan ini MAN 3 Tapanuli Tengah berharap dapat terus melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga matang secara emosional dan spiritual dalam menyongsong kehidupan berkeluarga di masa yang akan datang.(ms)