Bekali Jamaah Persiapan Ramadan, MAN 2 Tapanuli Tengah Gelar Safari ke Masjid Nurul Hidayah

Sorkam Barat (Humas) – Keluarga besar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Tapanuli Tengah melaksanakan kegiatan safari dakwah ke Masjid Nurul Hidayah sebagai bentuk syiar Islam menyambut bulan suci. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh guru pendamping, Abdul Yahya, yang mendampingi rombongan siswa dalam menjalin silaturahmi dengan masyarakat setempat. Kehadiran tim safari ini disambut dengan penuh kehangatan oleh pengurus masjid dan warga yang ingin memperdalam bekal spiritual menjelang bulan puasa. 01/03/26

Acara inti diisi dengan tausiyah mendalam yang disampaikan oleh Muhammad Alif Firjatullah. Dalam ceramahnya yang bertajuk “Persiapan-Persiapan di Bulan Ramadan,” beliau menekankan bahwa keberhasilan ibadah di bulan suci sangat bergantung pada persiapan yang dilakukan sejak dini. Alif menjelaskan bahwa persiapan tidak hanya terbatas pada stok pangan atau fisik yang kuat, melainkan juga persiapan ilmu agar setiap amalan yang dikerjakan memiliki dasar hukum yang kuat dan diterima oleh Allah SWT.

Dalam paparannya, Muhammad Alif Firjatullah merinci tiga aspek utama persiapan: pembersihan hati dari penyakit iri dan dengki, pemantapan niat, serta pendalaman materi mengenai fiqih puasa. Beliau mengajak jamaah untuk mulai melatih kedisiplinan diri di bulan Sya’ban agar saat memasuki Ramadan, tubuh dan jiwa sudah terbiasa dengan ritme ibadah yang intens. Suasana masjid tampak khidmat saat jamaah menyimak poin-poin penting mengenai manajemen waktu antara pekerjaan duniawi dan ibadah di bulan mulia tersebut.

Sementara itu, Abdul Yahya selaku guru pendamping menjelaskan bahwa safari ini merupakan bagian dari kurikulum karakter bagi siswa MAN 2 Tapanuli Tengah. Menurutnya, melibatkan siswa dalam kegiatan masyarakat seperti ini bertujuan untuk mengasah kepedulian sosial dan kemampuan berdakwah mereka secara langsung. Ia berharap kolaborasi antara sekolah dan Masjid Nurul Hidayah ini dapat terus berlanjut guna menciptakan generasi muda yang religius dan mampu menjadi penggerak positif di lingkungan mereka.

“Kami dari MAN 2 Tapanuli Tengah datang ke sini tak lain tak bukan untuk menyambung tali silaturahmi. Selain itu, kehadiran kami juga bertujuan untuk saling menguatkan ukhuwah islamiyah dan berbagi ilmu melalui program safari dakwah ini. Kami berharap, pertemuan di Masjid Nurul Hidayah ini menjadi wasilah bagi kita semua untuk lebih siap secara spiritual dalam menyambut tamu agung, yakni bulan suci Ramadan.” Ujar Abdul Yahya dalam sambutannya.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan doa bersama untuk kelancaran ibadah puasa bagi seluruh umat Muslim. Melalui safari ini, MAN 2 Tapanuli Tengah sukses menyampaikan pesan edukatif sekaligus mempererat ukhuwah islamiyah dengan warga sekitar Masjid Nurul Hidayah. Semangat kebersamaan yang tercipta diharapkan menjadi modal utama bagi masyarakat untuk menjalani Ramadan tahun ini dengan lebih bermakna dan penuh keberkahan.