
Pandan (Humas). Komitmen kuat dalam membangun generasi unggul terus ditunjukkan oleh MAN 3 Tapanuli Tengah. Kepala Madrasah Hj. Juraida Siregar,S.Ag M.Pd dalam arahannya menegaskan bahwa pendidikan di madrasah tidak hanya berfokus pada capaian akademik tetapi juga pada pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai keagamaan. Salah satu program unggulan yang terus dikembangkan adalah program tahfidz Al-Qur’an yang menjadi ciri khas madrasah,Kamis(9/4).
Juraida Siregar menyampaikan bahwa hafalan Al-Qur’an 1 juz menjadi salah satu syarat utama kelulusan peserta didik di madrasah. Bahkan saat ini terdapat beberapa peserta didik yang telah mencapai hafalan lebih tinggi seperti 2 juz hingga 5 juz. Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi madrasah dan menunjukkan keberhasilan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan.
Sejalan dengan program tersebut guru MAN 3 Tapanuli Tengah melaksanakan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah sebagai upaya memperjuangkan masa depan peserta didik, khususnya dalam membuka akses beasiswa dari berbagai jalur.
Dalam kegiatan audiensi tersebu turut hadir beberapa guru yang mewakili madrasah yaitu Rabiatul Adawiyah, Siti Chadijah, Lamriani, Serasi Sri Ningsih dan Dewi Sari Lestari. Kehadiran mereka menjadi bentuk kepedulian dan komitmen bersama dalam memperjuangkan akses pendidikan yang lebih baik bagi peserta didik.
Dalam pertemuan tersebut salah satu gur Serasi Sri Ningsih menyampaikan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam membantu peserta didik madrasah memperoleh informasi dan kesempatan beasiswa. Ia menegaskan bahwa banyak peserta didik yang memiliki potensi besar namun masih menghadapi keterbatasan akses terhadap berbagai program beasiswa.
Ia juga menjelaskan bahwa beasiswa dapat diperoleh melalui berbagai jalur baik dari pemerintah pusat, pemerintah daerah maupun lembaga lainnya. Oleh karena itu ia berharap Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah dapat berperan aktif dalam memfasilitasi peserta didik baik melalui penyediaan informasi, rekomendasi maupun pendampingan.
Serasi Sri Ningsih menambahkan bahwa program tahfidz yang diterapkan di madrasah telah berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif terhadap pembentukan karakter peserta didik. Program ini menjadi salah satu keunggulan madrasah dalam menciptakan generasi yang berakhlak dan berdaya saing.
Menanggapi hal tersebut Wakil Bupati Tapanuli Tengah H. Mahmud Effendi memberikan apresiasi atas berbagai capaian yang telah diraih oleh madrasah khususnya dalam penguatan program tahfidz Al-Qur’an. Ia menilai bahwa program tersebut sangat positif dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak dan berdaya saing.
Wakil Bupati juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah mendukung kemajuan pendidikan di madrasah termasuk dalam mendorong peserta didik agar dapat memperoleh beasiswa dari berbagai jalur. Ia berharap ke depan akan semakin banyak peserta didik madrasah yang berprestasi dan mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Serasi Sri Ningsih turut menyampaikan harapannya agar Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah dapat memberikan perhatian lebih kepada peserta didik madrasah khususnya dalam hal pemerataan kesempatan memperoleh beasiswa. Ia optimis dengan dukungan pemerintah peserta didik madrasah akan mampu bersaing dan meraih prestasi yang lebih tinggi.
Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Diskusi yang terjalin menunjukkan adanya kesamaan visi antara guru dan pemerintah daerah dalam memajukan pendidikan serta menciptakan generasi muda yang cerdas, berakhlak dan berdaya saing.
Dengan adanya audiensi ini diharapkan terjalin kerja sama yang semakin erat antara pihak madrasah dan pemerintah daerah. Dukungan dan perhatian dari Pemkab Tapanuli Tengah diharapkan mampu membuka lebih banyak peluang bagi peserta didik untuk meraih masa depan yang lebih cerah melalui pendidikan.(ms)