Frimus Fatoro Waruwu Resmi Menjadi Muallaf di Kantor Urusan Agama (KUA) Manduamas

Manduamas (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Manduamas Kabupaten Tapanuli Tengah, Suasa haru dan penuh kekhidmatan menyelimuti prosesi masuk Islam yang dilaksanakan di KUA Manduamas, Selasa (10/03/26). Seorang warga bernama Frimus Fatoro Waruwu secara resmi mengucapkan dua kalimat syahadat sebagai tanda keikhlasan hati memeluk Agama Islam di bulan yang penuh Rahmat bulan Ramadhan.

Prosesi ikrar syahadat dipandu langsung oleh pembimbing muallaf salah satu staf KUA Manduamas, Zuhri Barasa dan didampingi oleh Musbar Saleh Daulay, Adisyah Putra Barasa. Dengan suara mantap dan penuh keyakinan, Frimus mengikuti lafaz syahadat sebagai awal perjalanan hidup barunya dalam naungan Islam.

Kepala KUA Manduamas, Ansor Baho dalam keterangannya menyampaikan bahwa peristiwa masuk Islam merupakan bentuk hidayah Allah SWT yang patut disyukuri bersama.

“Masuk Islam adalah keputusan besar yang lahir dari ketulusan hati. KUA Manduamas akan terus memberikan pendampingan dan pembinaan agar para muallaf dapat memahami dan mengamalkan ajaran Islam dengan baik,” ujar Ansor Baho.

Sementara itu, Zuhri Barasa selaku Pembimbing Muallaf PAI KUA Manduamas, menegaskan bahwa proses pembinaan tidak berhenti pada prosesi syahadat semata.

“Setelah ikrar syahadat, kami akan terus mendampingi saudara muallaf melalui bimbingan dasar akidah, ibadah, dan pembelajaran Islam secara bertahap,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Musbar Saleh, Penghulu KUA Manduamas. Ia berharap muallaf yang baru memeluk Islam dapat menjalani kehidupan keagamaannya dengan penuh keteguhan.

“Kami berharap Frimus Fatoro Waruwu dapat istiqamah dalam keimanan dan merasa diterima sebagai bagian dari keluarga besar umat Islam,” ungkapnya.

Kegiatan diakhiri dengan do’a bersama agar muallaf senantiasa diberikan kekuatan iman, kemudahan dalam menjalani kehidupan baru, serta keberkahan dalam setiap langkahnya. KUA Manduamas menegaskan komitmennya untuk terus menjadi rumah pembinaan dan pendampingan bagi para mualaf di wilayah kerjanya. (RS)