Ikrar Syahadat Terucap, KUA Lumut Sahkan Satu Orang Mualaf

Lumut (Humas) – Suasana haru dan penuh kekhidmatan menyelimuti Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Lumut saat satu orang atas nama Rospita Halawa dari Lingkungan IX Gunung Sakti Kelurahan Lumut Kecamatan Lumut  secara resmi mengikrarkan syahadat dan memeluk agama Islam, pada hari Selasa, 19 Mei 2026 di Kantor Urusan Agama Kecamatan Lumut.

Prosesi ikrar syahadat berlangsung dengan lancar dan khidmat, disaksikan oleh  jajaran pegawai KUA Lumut. Saudari yang mualaf tersebut dengan mantap mengucapkan dua kalimat syahadat sebagai tanda keimanan dan kesungguhan hati untuk memeluk Islam, ia juga menyatakan kesediannya untuk mengganti nama menjadi Rohma. Nama baru itu dipilih sebagai harapan agar hidupnya senantiasa berada dalam Rahmat dan kasih sayang Allah SWT.

Kepala KUA Lumut, Ahmad Putra Tanjung, S.H.I dalam kesempatan tersebut memberikan bimbingan dan arahan kepada saudari yang mualaf, mulai dari tata cara pengucapan syahadat hingga pemahaman dasar tentang ajaran Islam. Ia juga menekankan pentingnya menjaga keistiqamahan dalam menjalankan ibadah serta terus belajar memperdalam ilmu agama.

Menjadi mualaf adalah awal dari perjalanan spiritual yang baru. Kami berharap saudari yang muallaf dapat menjalankan ajaran Islam dengan penuh keikhlasan dan terus meningkatkan keimanan, ujar Ahmad Putra.

Selain prosesi pengucapan syahadat, Kepala KUA Lumut juga memberikan beberapa berupa nasihat keagamaan serta motivasi agar saudari yang mualaf merasa lebih mantap dan tidak sendiri dalam menjalani kehidupan barunya.

Alhamdulillah, ini adalah awal yang baru bagi saya. Saya merasa tenang dan ingin memulai hidup dengan nama dan identitas baru sebagai seorang Muslimah. Ujarnya

Rohma juga menyampaikan bahwasanya saya masuk islam karena panggilan hati, bukan karena ada paksaan.

Kehadiran KUA Lumut dalam mendampingi proses ini menjadi wujud nyata pelayanan keagamaan kepada masyarakat, sekaligus bentuk komitmen dalam membina umat menuju kehidupan beragama yang lebih baik. Momen tersebut pun ditutup dengan doa bersama, sebagai harapan agar saudari yang mualaf senantiasa diberi kekuatan, keteguhan iman, serta keberkahan dalam menjalani kehidupan sebagai seorang muslimah. (ZS)