Kakankemenag Tapteng Resmikan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di MTsN 2 Pinangsori

Pandan ( Humas ), Senin 9 September 2024 – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Tapanuli Tengah, H. Julsukri M. Limbong, S.Ag.MM, secara resmi membuka kegiatan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di MTsN 2 Pinangsori hari ini. Acara ini menandai dimulainya pelaksanaan ANBK untuk tahun ajaran 2024 di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Julsukri M. Limbong  menekankan pentingnya ANBK sebagai alat ukur untuk mengevaluasi dan meningkatkan mutu pendidikan di tingkat madrasah. “Asesmen ini bukan hanya untuk mengetahui sejauh mana pencapaian peserta didik, tetapi juga untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dalam proses pembelajaran yang berlangsung,” ujar Kakankemenag.

MTsN 2 Pinangsori dipilih sebagai lokasi awal pelaksanaan ANBK di Kabupaten Tapanuli Tengah karena dinilai memiliki fasilitas yang memadai dan kesiapan yang baik dalam menyambut teknologi pendidikan. Kegiatan ini melibatkan peserta didik dari beberapa madrasah di wilayah setempat dan bertujuan untuk memastikan bahwa semua aspek teknis dan operasional berjalan dengan lancar.

Kakankemenag juga berharap agar semua pihak, termasuk guru dan tenaga kependidikan, dapat berkolaborasi dengan baik untuk mendukung kelancaran asesmen. “saya berharap seluruh peserta didik dapat menunjukkan kemampuan terbaik mereka dan hasil dari asesmen ini dapat menjadi acuan untuk perbaikan dan pengembangan pendidikan di madrasah-madrasah kita ke depan,” tambahnya.

ANBK ini melibatkan berbagai jenis asesmen, termasuk tes kognitif dan non-kognitif, yang dilaksanakan menggunakan komputer untuk memberikan hasil yang lebih akurat dan efisien. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai kualitas pendidikan dan hasil belajar peserta didik di tingkat madrasah.

Dengan dibukanya ANBK di MTsN 2 Pinangsori, diharapkan proses evaluasi pendidikan di Kabupaten Tapanuli Tengah dapat lebih baik dan berkelanjutan, serta mampu meningkatkan standar pendidikan secara keseluruhan.