Kasi Urusan Agama Kristen Beri Sambutan Pada Peresmian Gereja Penyebaran Injil Jemaat Sitahuis

Pandan (Humas). Kepala Seksi (Kasi) Urusan Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah, Morasi Tumanggor, S.Th. mengungkapkan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan gereja ini, baik panitia pembangunan, hamba Tuhan, majelis gereja, serta seluruh jemaat yang telah menunjukkan ketekunan dan kebersamaan luar biasa. Hal ini disampaikan beliau sewaktu menyampaikan kata sambutan pada acara Peresmian Gereja Penyebaran Injil Jemaat Sitahuis, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah, Minggu (23/02).

Acara ini dihadiri oleh jemaat dan tamu undangan yang bersukacita atas berdirinya rumah ibadah baru di tengah-tengah komunitas. Dalam sambutannya, beliau mengawali dengan ungkapan syukur kepada Tuhan yang telah memungkinkan gereja ini selesai dibangun. “Ini adalah momen bersejarah bagi jemaat. Gereja ini adalah hasil dari kerja keras, doa, dan iman yang telah ditaburkan selama ini,” ungkapnya dengan penuh semangat.

Lebih lanjut, Morasi menjelaskan bahwa Kementerian Agama memiliki peran dalam menjaga kebebasan beragama, membangun toleransi, serta mengayomi seluruh umat agar dapat beribadah dengan aman dan damai. Selain itu, pemerintah juga turut serta dalam memfasilitasi legalitas rumah ibadah serta menjaga kerukunan antarumat beragama sebagai bagian dari tugasnya.

Jemaat yang hadir mendengarkan dengan penuh perhatian ketika disampaikan bahwa peresmian gereja ini bukan hanya sekadar acara seremonial. “Gereja ini bukan hanya bangunan fisik, tetapi juga tempat di mana Tuhan berdiam di tengah umat-Nya,” katanya, mengutip Mazmur 127:1 sebagai pengingat bahwa semua yang dibangun haruslah dalam kehendak Tuhan.

Beliau juga menekankan bahwa gereja memiliki empat fungsi utama, yaitu sebagai rumah doa, tempat pertumbuhan rohani, pusat pelayanan dan kasih, serta sarana penginjilan. Ia menjelaskan bahwa gereja harus menjadi terang bagi sekitarnya serta membawa kasih Tuhan dalam setiap pelayanan.

Acara diakhiri dengan doa bersama sebagai tanda syukur atas gereja yang telah diresmikan. Jemaat yang hadir berharap gereja ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan rohani yang aktif dalam pelayanan. “Semoga gereja ini menjadi alat Tuhan yang luar biasa bagi pertumbuhan iman kita dan perluasan Kerajaan Allah,” pungkasnya sebelum menutup sambutan.