Kemenag Tapteng Gelar Pembinaan Ketua BKM, Imam, dan Khatib Sekaligus Salurkan Zakat ASN Tahun 2026

Tapanuli Tengah (Humas) – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tapanuli Tengah menggelar Pembinaan Badan Kemakmuran Masjid (BKM), Imam, dan Khatib yang dirangkaikan dengan penyaluran zakat ASN di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Raya Sibuluan Indah dan diikuti oleh para ketua BKM, imam, khatib, pengurus UPZ Kemenag Tapteng, Sekretaris, penyuluh agama islam, serta jajaran ASN Kemenag Tapanuli Tengah.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan kompetensi para pengelola masjid dalam memberikan pelayanan keagamaan kepada masyarakat. Selain itu, pembinaan juga menjadi sarana memperkuat koordinasi dan sinergi antara Kementerian Agama dengan para pengurus masjid dalam mewujudkan masjid yang makmur, aktif, dan menjadi pusat pembinaan umat.

Dalam arahan, Kakan Kemenag Tapteng, H. Awaluddin Habibi Siregar, S.Ag., MA menegaskan bahwa ketua BKM, imam, dan khatib memiliki peran strategis dalam membina kehidupan beragama di tengah masyarakat. Oleh karena itu, mereka diharapkan terus meningkatkan wawasan keagamaan, menjaga persatuan umat, serta menyampaikan dakwah yang menyejukkan dan moderat.

“Masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan umat, pendidikan keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat. Karena itu, peran Ketua BKM, imam, dan khatib sangat penting dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang berkualitas,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kemenag Kabupaten Tapanuli Tengah juga menyalurkan zakat yang dihimpun dari ASN di lingkungan Kementerian Agama kepada 33 orang penerima zakat kategori fisabilillah untuk Lokasi Masjid Raya Sibuluan Indah. Penyaluran zakat ini merupakan bentuk kepedulian sosial ASN Kemenag sekaligus wujud implementasi nilai-nilai keagamaan dalam membantu masyarakat yang berhak menerima.

Melalui program penyaluran zakat ASN tersebut, Kemenag Tapanuli Tengah berharap dapat memberikan manfaat bagi para mustahik, sekaligus menumbuhkan semangat berbagi, memperkuat solidaritas sosial, dan meningkatkan kesadaran ASN untuk menunaikan kewajiban zakat secara berkelanjutan.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh khidmat. Di akhir acara, seluruh peserta mengikuti doa bersama dan foto bersama sebagai simbol komitmen untuk terus memperkuat pelayanan keagamaan serta meningkatkan kemakmuran masjid di Kabupaten Tapanuli Tengah.

Dengan terselenggaranya pembinaan ini, Kemenag Kabupaten Tapanuli Tengah berharap para Ketua BKM, imam, dan khatib semakin profesional dalam menjalankan tugasnya, sementara program penyaluran zakat ASN dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para penerima zakat fisabilillah.