
Tapanuli Tengah (Humas) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah menerima kunjungan jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Selatan dalam rangka study banding pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi kedua satuan kerja untuk saling berbagi pengalaman, strategi, serta praktik baik dalam pelaksanaan pembangunan Zona Integritas. Kegiatan dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah (Kakan Kemenag Tapteng), H. Awaluddin Habibi Siregar, S.Ag., MA, Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU), Dr. H Ismail, S.Pd., M.Pd, para Kepala Seksi, serta TIM Zona Integritas di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah. Turut hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Selatan, H. Masir Rambe, MA bersama jajaran. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kantor Kemenag Kabupaten Tapanuli Tengah pada hari Rabu, 09 September 2026.
Sebagai tuan rumah, Kepala Kankemenag Tapteng, H. Awaluddin Habibi Siregar dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Kakan Kemenag Tapsel beserta rombongan. Ia mengatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan sebuah kehormatan sekaligus menjadi kesempatan yang baik bagi kedua satuan kerja untuk saling belajar dan berbagi pengalaman dalam pembangunan Zona Integritas. Menurutnya, pembangunan ZI merupakan proses bersama yang membutuhkan komitmen, konsistensi, serta keterlibatan seluruh jajaran dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan pelayanan publik yang berkualitas.
“Kami menyambut baik kunjungan dari Kemenag Tapanuli Selatan. Mudah-mudahan melalui kegiatan ini kita dapat saling berbagi pengalaman, saling memberikan masukan, dan bersama-sama memperkuat komitmen dalam pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM,” ujar Awaluddin Habibi Siregar.
Selanjutnya, Kakan Kemenag Tapsel, H. Masir Rambe menyampaikan terima kasih atas sambutan dan penerimaan yang diberikan oleh jajaran Kemenag Tapteng. Ia menjelaskan bahwa kunjungan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya Kemenag Tapsel untuk menggali informasi dan mendapatkan pembelajaran terkait pelaksanaan pembangunan Zona Integritas yang telah dilakukan oleh Kemenag Tapteng. Menurutnya, pengalaman dan praktik baik yang diperoleh melalui study banding diharapkan dapat menjadi referensi dalam memperkuat pelaksanaan pembangunan ZI di lingkungan Kemenag Tapsel.
“Kami datang untuk belajar dan berbagi pengalaman. Mudah-mudahan apa yang kami dapatkan dari Kemenag Tapteng dapat menjadi masukan dan inspirasi bagi kami untuk meningkatkan pembangunan Zona Integritas di Kemenag Tapsel,” ungkap Masir Rambe
Dalam kegiatan study banding tersebut, kedua pihak kemudian melakukan diskusi dan pertukaran informasi mengenai berbagai aspek pembangunan Zona Integritas. Pembahasan mencakup manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan manajemen sumber daya manusia, penguatan akuntabilitas kinerja, penguatan pengawasan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Selain itu, turut dibahas berbagai inovasi dan strategi yang dapat diterapkan dalam mendukung pemenuhan komponen pembangunan ZI menuju WBK dan WBBM. Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan adanya tanya jawab dan berbagi pengalaman antara jajaran Kemenag Tapteng dan Kemenag Tapsel.
Melalui kegiatan tersebut, Kemenag Tapteng dan Kemenag Tapsel menunjukkan komitmen yang sama untuk terus memperkuat pembangunan Zona Integritas dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Study banding ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana pertukaran informasi, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat sinergi serta membangun budaya berbagi praktik baik antarsatuan kerja. Dengan komitmen dan kolaborasi yang kuat, pembangunan Zona Integritas diharapkan mampu memberikan perubahan nyata terhadap tata kelola pemerintahan dan kualitas pelayanan publik. Kemenag Tapteng dan Kemenag Tapsel berkomitmen untuk terus mewujudkan birokrasi yang bersih, berintegritas, profesional, transparan, akuntabel, dan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.