Kepala kanKemenag Tapteng Hadiri Tepung Tawar Jamaah Calon Haji 1445 H

Pandan ( Humas ) —- Bertempat di Gedung Olah Raga ( GOR ) Kecamatan Pandan adalah menjadi saksi acara Tepung Tawar Keberangkatan Jamaah Haji Kabupaten Tapanuli Tengah tahun 2024 pada hari Rabu, 15 Mei 2024, mulai pukul 09.30 WIB hingga selesai.

Kepala Kantor Kementerian Agama Tapanuli Tengah Julsukri Mangandar Limbong, S.Ag.MM hadiri kegiatan acara Tepung Tawar Jamaah Haji Kab. Tapanuli Tengah yang di damping oleh Kasi Haji dan Umroh H. Zikfli Al Mujahir Barubara dan turut hadir PJ. Bupati Tapanuli Tengah, Ketua MUI Tapteng, Kapolres Tapteng, Kajari Sibolga, Dansatradat 234 Sibolga, Mewakili Danrem 023 KS, Mewakili Dandim 0211/TT, Para Asisten dan Pimpinan OPD Tapteng,Ormas Islam Tapteng , dan Seluruh Calon Jama’ah Haji Kab. Tapanuli Tengah.

Dalam Laporannya sebagai Ketua Pelaksana Kegiatan , Kepala Kemenag Tapteng Julsukri Mangandar Limbong menyampaikan bahwa Jemaah Calon Haji Dari Kabupaten Tapanuli Tengah di Tahun 2024 ada sebanyak 107 Orang.

Untuk Jemaah Calon Haji yang berasal dari Kabupaten Tapanuli Tengah Sebanyak 107, yang terdiri dari 40 Jemaah Laki laki dan 67 Jemaah Perempuan. Jemaah termuda atas nama Amelia S dengan umur 23 Tahun sedangkan yang paling Tua Jauhur Hutagalung dengan umur 83 tahun.

Jemaah Kabupaten Tapanuli Tengah ini tergabung di Kloter 18 yang mana direncanakan berangkat dari Kabupaten Tapanuli Tengah menuju Asrama Haji Medan Pada Tanggal 30 Mei 2024, kemudian akan bertolak ke Tanah Suci pada tangal 1 Juni 2024.Dan direncanakan berangkat kembali ke tanah air dari Madinah pada tanggal 13 juli 2024 dan sampai kembali di Asrama Haji Medan pada Tanggal 14 Juli 2024.” Tuturnya “

Dalam kesempatan yang sama Pj. Bupati Tapteng dalam Sambutannya menyampaikan, Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah mengucapkan Selamat, dan Semoga bisa melaksanakan rangkaian Ibadah haji dengan baik. Karena ibadah haji ini merupakan ibadah yang sangat diinginkan oleh setiap Muslim. Pelaksanaan Ibadah haji ini tidak hanya seperti perjalanan biasa, tapi ini merupakan perjalanan rohani sehingga dibutuhkan kesabaran dan keikhlasan serta berserah diri kepada Alllah SWT dalam pelaksanaannya.

Para Bapak Ibu merupakan Tamunya Allah SWT, maka bersikaplah sebagai tamu nantinya di tanah Suci. Kami harapkan agar bapak ibu untuk menjaga Hati dan dan pikiran agar fokus dalam pelaksanaan ibadah, serta menjaga Kesehatan sehingga pelaksanaan ibadah bisa terlaksana dengan baik.”tutur pj. Baupati”. (ML)