
Tapanuli Tengah (Humas) — Kepala MAN 1 Tapanuli Tengah, Elmaryanti Marbun, S.Ag., M.Hum., menghadiri Rapat Koordinasi Seluruh Kepala Madrasah se-Kabupaten Tapanuli Tengah yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah di Aula Kankemenag Tapanuli Tengah, Rabu (8/7/2026). Rapat yang dipimpin Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah, Dr. H. Awaluddin Habibi Siregar, S.Ag., M.Ag., tersebut membahas penguatan pelaksanaan perkemahan Pramuka, MATSAMA Tahun Pelajaran 2026/2027, peluncuran Gerakan KOMPAK WASPADA, serta penguatan sinergi antarmadrasah.
Dalam arahannya, Kepala Kankemenag Tapanuli Tengah menegaskan bahwa perkemahan Pramuka bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler, tetapi merupakan bagian penting dari pembinaan karakter peserta didik. Menurutnya, nilai-nilai kepramukaan selaras dengan keteladanan Rasulullah SAW, seperti semangat perjuangan, kemandirian, kedisiplinan, kepemimpinan, dan ketangguhan dalam menghadapi tantangan. Karena itu, seluruh kepala madrasah diminta memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut, termasuk melalui pengalokasian anggaran sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia juga menekankan bahwa perkemahan bersama yang akan dilaksanakan merupakan agenda perdana yang mempertemukan madrasah jenjang MI, MTs, dan MA, baik negeri maupun swasta, dalam satu kegiatan bersama. Seluruh madrasah diharapkan memiliki komitmen dan tanggung jawab yang sama untuk menyukseskan kegiatan tersebut tanpa membedakan status maupun jumlah peserta didik. Pada kesempatan itu, Kepala Kankemenag turut menyampaikan apresiasi kepada peserta didik madrasah yang dipercaya mewakili Sumatera Utara pada kegiatan Pramuka tingkat nasional sebagai bukti bahwa madrasah mampu melahirkan generasi berprestasi.
Selain membahas penguatan kepramukaan, rapat koordinasi juga menjadi momentum peluncuran Gerakan KOMPAK WASPADA, sebuah gerakan infak bersama keluarga besar madrasah di Kabupaten Tapanuli Tengah. Program ini dilaksanakan melalui rekening resmi secara non-tunai dengan prinsip amanah, transparan, dan akuntabel untuk mendukung berbagai program sosial dan pembangunan keagamaan. Seluruh ASN, guru, dan tenaga kependidikan di lingkungan madrasah diajak membudayakan infak sesuai kemampuan sebagai wujud kepedulian dan penguatan nilai-nilai keagamaan.
Pada bidang akademik, seluruh madrasah diinstruksikan agar melaksanakan MATSAMA (Masa Ta’aruf Siswa Madrasah) sesuai petunjuk teknis Kementerian Agama. Setiap madrasah diwajibkan menyampaikan surat pemberitahuan pelaksanaan kepada Kankemenag Kabupaten Tapanuli Tengah, menyusun jadwal dan materi kegiatan sesuai juknis, melaksanakan kegiatan dengan memperhatikan kearifan lokal, serta menyampaikan laporan pelaksanaan setelah kegiatan berakhir. Kepala Kankemenag juga menyampaikan bahwa pada pelaksanaan perkemahan nantinya akan digelar pertemuan seluruh kepala MI, MTs, MA, dan pondok pesantren sebagai wadah mempererat koordinasi serta memperkuat sinergi antarlembaga pendidikan keagamaan.
Menanggapi arahan tersebut, Kepala MAN 1 Tapanuli Tengah, Elmaryanti Marbun, menyatakan kesiapan madrasah untuk menindaklanjuti seluruh kebijakan yang telah disampaikan. Menurutnya, MAN 1 Tapanuli Tengah berkomitmen mendukung penuh pelaksanaan program-program Kementerian Agama, baik dalam pembinaan karakter melalui kepramukaan, pelaksanaan MATSAMA yang edukatif dan humanis, maupun penguatan kepedulian sosial melalui Gerakan KOMPAK WASPADA. “Arahan ini menjadi penguat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan sekaligus membangun karakter peserta didik melalui kolaborasi dan kebersamaan,” ujarnya.
Rapat koordinasi berlangsung dengan lancar dan diikuti seluruh kepala MI, MTs, MA negeri dan swasta se-Kabupaten Tapanuli Tengah. Melalui forum tersebut diharapkan terbangun komitmen bersama dalam menyukseskan berbagai program strategis Kementerian Agama demi mewujudkan madrasah yang unggul, mandiri, berkarakter, dan berprestasi.