Kepala MAN 3 Tapteng Hadiri Rapat Sosialisasi Ujian Madrasah Se Kabupaten Tapteng

Pandan (Humas). Kepala MAN 3 Tapanuli Tengah Hj. Juraida Siregar, S.Ag., M.Pd., menghadiri kegiatan Sosialisasi Persiapan Ujian Madrasah (UM) Tahun 2026 yang digelar oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 12 Februari 2026 di Aula Kemenag Tapteng sebagai langkah awal memastikan pelaksanaan ujian berjalan tertib, transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku,Sabtu(14/2).

Rapat sosialisasi tersebut diikuti oleh seluruh kepala madrasah Negeri dan Swasta dari jenjang MI, MTs dan MA se-Kabupaten Tapanuli Tengah. Kehadiran Hj. Juraida Siregar menunjukkan komitmen MAN 3 Tapteng untuk mendukung persiapan Ujian Madrasah dengan maksimal.

Acara dibuka secara resmi oleh Ahmad Jailani Nasution diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Hj. Juraida Siregar kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Madrasah. Momentum ini menjadi simbol semangat kebersamaan dan kolaborasi dalam memajukan mutu pendidikan madrasah di Kabupaten Tapanuli Tengah.

Dalam sambutannya Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah Julsukri M. Limbong menegaskan pentingnya sinergi dan kesiapan seluruh satuan pendidikan menghadapi Ujian Madrasah Tahun 2026. Ia menekankan bahwa ujian madrasah bukan sekadar alat evaluasi capaian belajar peserta didik tetapi juga sebagai tolok ukur mutu pendidikan madrasah.

“Kita berharap seluruh madrasah dapat mempersiapkan diri dengan baik mulai dari penyusunan kisi-kisi soal, validasi naskah ujian hingga kesiapan teknis pelaksanaan. Integritas dan profesionalitas harus menjadi prioritas,” ujar Julsukri.

Dalam sosialisasi ini panitia memaparkan sejumlah poin penting termasuk mekanisme penyusunan soal berbasis kurikulum yang berlaku, prosedur pelaksanaan ujian digital maupun manual, jadwal pelaksanaan serta tata tertib pengawasan ujian. Diskusi juga mencakup strategi antisipatif untuk meminimalisir kendala teknis selama ujian berlangsung.

Seluruh kepala madrasah termasuk Hj. Juraida Siregar tampak antusias mengikuti sesi tanya jawab dan diskusi terkait teknis pelaporan hasil ujian, penggunaan aplikasi pendukung serta pembentukan panitia ujian internal di setiap madrasah. Mereka aktif menyampaikan pertanyaan dan masukan demi kelancaran pelaksanaan ujian.

Kegiatan ini menjadi ajang koordinasi penting antara Kemenag dan madrasah, untuk memastikan seluruh persiapan ujian tersusun dengan baik, peserta didik siap serta pelaksanaan ujian berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Juraida Siregar menekankan bahwa kehadirannya dalam rapat ini sekaligus menjadi bentuk tanggung jawab madrasah dalam mendukung kualitas pendidikan dan menyiapkan peserta didik agar mampu menghadapi ujian dengan percaya diri. Ia berharap seluruh madrasah dapat menerapkan hasil sosialisasi secara optimal.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini Kantor Kementerian Agama Tapanuli Tengah berharap Ujian Madrasah Tahun 2026 dapat berjalan lancar, objektif, dan akuntabel. Selain itu kegiatan ini diharapkan menghasilkan lulusan madrasah yang kompeten, berprestasi dan berakhlak mulia.(ms)