
Sorkam Barat (Humas) – Suasana ceria dan penuh kehangatan menyelimuti lingkungan MAN 2 Tapanuli Tengah. Seluruh siswa kelas XII berkumpul untuk melaksanakan sesi foto alumni resmi sebagai bagian dari rangkaian agenda akhir tahun ajaran 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk mengabadikan momen kebersamaan terakhir para siswa sebelum mereka melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, sekaligus menjadi arsip sejarah bagi madrasah. Rabu, 15 April 2026
Gelak tawa dan canda sesekali pecah saat para siswa mencoba berbagai pose formal maupun unik untuk menciptakan kenangan yang tak terlupakan dalam balutan seragam sekolah mereka. Beberapa siswa bahkan tampak saling merapikan kerah baju dan dasi rekannya demi memastikan penampilan terbaik dalam bingkai foto tersebut. Suasana haru pun mulai menyelinap di antara kegembiraan, mengingat ini adalah salah satu momen terakhir mereka mengenakan seragam kebanggaan tersebut secara bersama-sama.
Kepala Madrasah MAN 2 Tapanuli Tengah Muhammad Lufti Siambaton, menyampaikan bahwa kegiatan foto alumni ini merupakan tradisi penting untuk mempererat tali silaturahmi antar-siswa. “Foto ini bukan sekadar gambar di atas kertas, melainkan simbol ikatan kekeluargaan angkatan 2026. Kami ingin mereka membawa pulang kenangan indah tentang tempat mereka menimba ilmu dan membentuk karakter,” ujarn beliau.
Salah seorang siswa kelas XII, Muhammad Alif Firjatullah, mengungkapkan rasa syukur dan campur aduknya saat mengikuti prosesi tersebut. “Rasanya baru kemarin kami masuk sebagai siswa baru, eh sekarang sudah sesi foto alumni saja. Ada rasa sedih karena sebentar lagi akan berpisah dengan teman-teman dan guru-guru hebat di sini, tapi di sisi lain saya sangat bersemangat menatap masa depan,” ungkapnya dengan mata berbinar. Alif juga menambahkan bahwa momen ini menjadi pengingat bagi mereka untuk terus menjaga komunikasi meski nantinya sudah menempuh jalan masing-masing di perguruan tinggi atau dunia kerja.
Menjelang sore hari, sesi foto ditutup dengan pengambilan video pendek. Sorak-sorai kegembiraan menutup agenda hari itu, menyisakan rasa haru sekaligus bangga di wajah para siswa. Kenangan tersebut tidak sekadar menandai berakhirnya masa studi, tetapi juga menjadi simbol awal dari perjalanan baru yang penuh harapan bagi masa depan mereka.