Melalui Pengajian Rutin, Staf KUA Manduamas Menyampaikan Empat Golongan Syurga yang Dirindukan Syurga dalam Pengajian Rutin Jum’at di Majelis Taklim Aisyiyah Tumba Julu

Manduamas (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Manduamas Kabupaten Tapanuli Tengah, kembali hadir mengisi dengan materi yang inspiratif dan penuh makna. Pada kesempatan kali ini, Staf KUA Manduamas, Hairin Gaja hadir sebagai pemateri dan disambut hangat oleh sekitar 30 jamaah ibu-ibu Majelis Taklim Aisyiyah Tumba Julu, Kecamatan Manduamas. Jum’at, (24/07/26).

Acara dimulai dengan pembacaan do’a dan dzikir bersama, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian tausiyah oleh Hairin Gaja. Dengan gaya penyampaian yang lembut, jelas, dan mudah dipahami, beliau membawakan materi bertema:

“Empat Golongan yang Dirindukan Syurga”

Dalam kajiannya, Hairin Gaja menjelaskan bahwa ada empat golongan manusia yang disebutkan memiliki kedudukan istimewa karena dirindukan oleh syurga, yaitu:

  1. Orang yang Gemar atau Istiqomah Membaca Al-Qur’an

Mereka selalu dekat dengan Kalam Allah, sehingga hidupnya dipenuhi cahaya, ketenangan, dan keberkahan. Amalan ini menjadi sebab mulia bagi seorang hamba dicintai oleh Allah dan penduduk langit.

  1. Orang yang Menjaga Lisan

Menahan diri dari ucapan dusta, ghibah, fitnah, dan kata-kata yang menyakitkan. Lisan yang terjaga menunjukkan kebersihan hati dan kedewasaan iman.

  1. Orang yang Memberi Makan Orang Lapar/Miskin

Sedekah makanan menjadi amalan sederhana namun luar biasa nilainya. Selain membantu sesama, perbuatan ini menjadi salah satu pintu rahmat dan ampunan Allah SWT.

  1. Orang yang Berpuasa di Bulan Ramadhan

Puasa tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga melatih kesabaran, ketakwaan, dan keikhlasan. Mereka yang menjalankan puasa dengan penuh iman dan harap akan mendapatkan balasan langsung dari Allah SWT.

Dalam penutupnya, Hairin Gaja mengajak para jamaah Majelis Taklim Aisyiyah Tumba Julu untuk terus memperbaiki diri, memperbanyak amal salih, dan menanamkan kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari. “Semoga kita semua termasuk dalam golongan-golongan yang dirindukan syurga,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Para jamaah Majelis Taklim Aisyiyah Tumba Julu tampak antusias mendengarkan, mencatat, dan berdiskusi ringan setelah penyampaian materi.

Dengan adanya pengajian rutin ini, diharapkan masyarakat Desa Tumba Julu semakin termotivasi memperdalam ilmu agama dan memperkuat ukhuwah antarwarga yang semakin hari semakin harmonis. (RS)