
Pandan (Humas) — Kepala Seksi (Kasi) Urusan Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah, Morasi Tumanggor, S.Th. mengatakan bahwa pelaksanaan penyuluhan di lapangan harus disertai dengan pelaporan yang baik juga, sehingga setiap pekerjaan yang dilakukan dapat dipertanggung jawabkan. Hal ini disampaikan oleh beliau sewaktu memeriksa Laporan Harian dan Bulanan Penyuluh Agama Kristen ASN yang bertempat di Ruangan Seksi Urusan Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah, Jumat (31/05).
“Penyuluh agama dituntut bukan hanya mampu untuk melaksanakan tugas lapangan tapi juga mampu untuk mempertanggung jawabkan laporannya. Oleh karena itu, setiap bulan kita perlu melakukan evaluasi apa yang harus diperbaiki,” ungkap Kasi.
Beliau juga mengatakan bahwa setiap penyuluh agama Kristen harus menyadari esensi tugas seorang penyuluh sangat penting karena menjadi ujung tombak pelayanan kepada masyarakat, sehingga setiap penyuluh haruslah bekerja dengan sepenuh hati, karena apa pun yang dilakukannya di lapangan akan berdampak bagi kepada Kementerian Agama..
Kasi juga mengungkapkan bahwa penyuluh agama bukan hanya melaksanakan tugas sebagai formalitas laporan belaka, tapi juga menjadikan setiap pekerjaannya sebagai bagian dari pelayanan kepada Tuhan. Oleh karena itu, setiap penyuluh agama tentu akan bekerja semaksimal mungkin karena pelayanannya adalah bagian dari ibadah kepada Tuhan.