
Tapanuli Tengah (Humas) — Kepala MAN 1 Tapanuli Tengah, Elmaryanti Marbun, S.Ag., M.Hum., mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah yang dilaksanakan di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah, Rabu (19/8/2026). Rakor menjadi momentum untuk menyatukan persepsi, memperkuat komunikasi dan koordinasi, serta menyampaikan berbagai program dan persoalan untuk dibahas dan ditindaklanjuti bersama.
Dalam arahannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah, Dr. H. Awaluddin Habibi Siregar, S.Ag., M.A., menekankan pentingnya memperkuat kerukunan umat beragama dan harmonisasi di tengah masyarakat. Kementerian Agama diharapkan terus berada di garis depan dalam menjaga kehidupan beragama yang harmonis serta memperkuat persatuan. Awaluddin juga mengingatkan seluruh jajaran agar membangun kebersamaan di lingkungan kerja, tidak bekerja sendiri-sendiri, serta menjadikan Rakor sebagai ruang untuk berbagi informasi, menyampaikan kendala, dan mencari solusi secara bersama.
Partisipasi jajaran Kementerian Agama dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia juga mendapat apresiasi. Berbagai kegiatan, mulai dari pemasangan umbul-umbul, perlombaan, kegiatan keagamaan, doa bersama hingga keterlibatan dalam kegiatan di tingkat kecamatan, dipandang sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan sekaligus sarana memperkuat nasionalisme dan kebersamaan. Pada saat yang sama, seluruh jajaran diingatkan agar pengamalan nilai-nilai agama tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi tercermin dalam sikap, kedisiplinan, integritas, dan pelaksanaan tugas sehari-hari.
Dalam bidang tata kelola, Awaluddin menekankan pentingnya ketelitian dalam pemeriksaan dan verifikasi setiap dokumen resmi. Persyaratan administrasi, termasuk dokumen terkait izin operasional madrasah, harus diperiksa secara cermat dan diklarifikasi apabila ditemukan ketidaksesuaian. Setiap satuan kerja juga diminta terus meningkatkan kinerja melalui evaluasi dan perbaikan berkelanjutan. Dalam pelaksanaan kegiatan keagamaan, diperlukan kepanitiaan dengan pembagian tugas yang jelas, disertai dokumentasi dan laporan sebagai bentuk pertanggungjawaban.
Pada bidang pendidikan, madrasah diharapkan terus memperkuat pembentukan karakter peserta didik, tidak hanya melalui capaian akademik, tetapi juga melalui penanaman akhlak, disiplin, tanggung jawab, dan kemampuan menerapkan ilmu dalam kehidupan nyata. Penanganan persoalan peserta didik juga perlu dilakukan melalui komunikasi yang baik antara madrasah, orang tua atau wali dan pihak terkait, termasuk memastikan kejelasan identitas serta hubungan pihak yang bertindak sebagai orang tua atau wali dalam urusan administrasi dan pengambilan keputusan.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala MAN 1 Tapanuli Tengah, Elmaryanti Marbun, akan memperkuat koordinasi internal bersama wakil kepala madrasah, guru, dan tenaga kependidikan. Tindak lanjut diarahkan pada peningkatan tertib administrasi dan verifikasi dokumen, penguatan pembinaan keagamaan serta karakter peserta didik, peningkatan komunikasi dengan orang tua atau wali, dan penguatan partisipasi madrasah dalam kegiatan kebangsaan dan keagamaan. Setiap program akan dievaluasi secara berkala dan dilengkapi dokumentasi serta laporan agar pelaksanaannya berjalan tertib, efektif, dan dapat dipertanggungjawabkan.