
Pandan (Humas)-MAN 3 Tapanuli Tengah melaksanakan kegiatan pembagian hadiah lomba dalam rangka peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2025. Kegiatan ini menjadi momen penuh makna karena baru dapat dilaksanakan setelah sebelumnya tertunda akibat bencana alam banjir bandang yang melanda Kabupaten Tapanuli Tengah dan berdampak pada aktivitas madrasah,Jumat(30/1).
Meski dilaksanakan secara sederhana suasana kegiatan tetap berlangsung penuh kekeluargaan dan kebahagiaan. Para guru yang hadir tampak antusias mengikuti rangkaian acara sebagai bentuk kebersamaan sekaligus apresiasi atas peran mereka dalam dunia pendidikan.
Kepala MAN 3 Tapanuli Tengah Hj. Juraida Siregar, S.Ag., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa penghargaan kepada guru tetap menjadi prioritas madrasah meskipun pelaksanaannya harus tertunda. Menurut beliau peringatan Hari Guru Nasional adalah momentum penting untuk menghargai jasa para pendidik.
Beliau menuturkan bahwa bencana banjir bandang yang terjadi beberapa waktu lalu menjadi ujian bagi seluruh warga madrasah. Namun kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat untuk tetap memberikan penghargaan kepada para guru yang telah berdedikasi dalam menjalankan tugasnya.
“Pembagian hadiah ini merupakan bentuk penghargaan dan rasa terima kasih kami kepada para guru atas dedikasi, pengabdian dan peran besarnya dalam dunia pendidikan. Bencana yang terjadi tidak mengurangi semangat kebersamaan dan penghargaan terhadap jasa guru,” ujarnya.
Berbagai jenis lomba yang sebelumnya digelar dalam rangka Hari Guru Nasional turut memeriahkan peringatan tahun ini. Lomba-lomba tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan tetapi juga sarana mempererat hubungan antar guru di lingkungan madrasah.
Para penerima hadiah tampak bahagia dan mengapresiasi perhatian yang diberikan oleh pihak madrasah. Mereka menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini mampu menumbuhkan semangat baru dalam menjalankan tugas sebagai pendidik.
Kegiatan pembagian hadiah ini juga menjadi ajang memperkuat silaturahmi antar guru dan tenaga kependidikan. Setelah melewati masa sulit pascabencana momen kebersamaan seperti ini dirasakan semakin bermakna bagi seluruh warga madrasah.
Selain itu kegiatan ini diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi para guru untuk terus berkarya dan berinovasi dalam proses pembelajaran. Madrasah berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kualitas pendidik demi kemajuan peserta didik.
Melalui kegiatan ini MAN 3 Tapanuli Tengah menunjukkan bahwa semangat menghargai jasa guru tidak pernah surut, bahkan di tengah kondisi sulit sekalipun. Kebersamaan, kepedulia dan rasa saling mendukung menjadi kekuatan utama dalam membangun madrasah yang lebih maju dan berdaya saing.
Kepala Madrasah juga menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni tetapi bentuk nyata perhatian madrasah terhadap kesejahteraan moral para guru. Penghargaan sederhana diharapkan mampu menghadirkan kebahagiaan dan rasa dihargai bagi seluruh pendidik.
Dengan semangat Hari Guru Nasional seluruh keluarga besar MAN 3 Tapanuli Tengah bertekad untuk terus menjaga solidaritas, meningkatkan profesionalisme serta bersama-sama membangun lingkungan pendidikan yang lebih baik, tangguh, dan inspiratif meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan.(ms)