
Sorkam Barat (Humas) – Pembina OSIM dan OSIM Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Tapanuli Tengah melakukan kunjungan strategis ke Pesantren Al-Aqso Sorkam pada Senin (20/04). Kunjungan ini merupakan bagian dari program Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) untuk menjaring santri-santri berpotensi agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Kehadiran tim MAN 2 disambut dengan antusiasme tinggi oleh para santri yang memenuhi ruang pertemuan pesantren sejak pagi hari. Selasa, 21 April 2026
Dalam sesi presentasi, anggota OSIM MAN 2 Tapanuli Tengah memaparkan secara detail transformasi digital dan fasilitas modern yang dimiliki madrasah, seperti laboratorium komputer, perpustakaan, dan dukungan konektivitas WiFi untuk pembelajaran. Selain keunggulan fasilitas, tim juga menonjolkan berbagai prestasi ekstrakurikuler yang telah mengharumkan nama sekolah di tingkat regional. Paparan ini bertujuan memberikan gambaran nyata kepada para santri mengenai lingkungan belajar yang dinamis dan kompetitif di MAN 2.
Menanggapi kunjungan tersebut, Ramadhan salah seorang guru menurutnya, informasi langsung dari sumbernya sangat membantu para santri dalam menentukan pilihan karir pendidikan yang tepat dan religius. “Kami berharap kolaborasi ini membuka jalan bagi santri Al-Aqso untuk meraih prestasi lebih luas di madrasah negeri tanpa meninggalkan nilai-nilai kepesantrenan yang sudah ada dan semoga ada siswa yang mau bergabung dengan MAN 2 Tapanuli Tengah” ungkap Ramadhan.
Sebagai langkah konkret mempermudah pendaftaran, tim MAN 2 membagikan brosur informatif serta formulir pendaftaran fisik di lokasi acara. Hal ini memungkinkan para santri yang berminat untuk segera melengkapi berkas administrasi secara praktis tanpa harus menunda waktu. Layanan jemput bola pendaftaran ini menjadi solusi efektif bagi para santri dalam memulai langkah awal mereka menjadi bagian dari keluarga besar MAN 2 Tapanuli Tengah.
Acara diakhiri dengan sesi dokumentasi bersama yang mempererat hubungan silaturahmi antara kedua lembaga pendidikan islami tersebut. Melalui sosialisasi ini, diharapkan tercipta kesinambungan pendidikan yang kuat untuk mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual tetapi juga berkarakter akhlakul karimah. Komitmen bersama ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing pendidikan madrasah di wilayah Tapanuli Tengah secara berkelanjutan.