
Tapanuli Tengah (Humas) – Dalam rangka menyukseskan Gerakan Nasional Rashdul Kiblat 1448 H, Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Indonesia Berkiblat yang diikuti oleh Kakan Kemenag Tapteng, Kasubag TU, Kasi Pendis, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), Kepala Madrasah, penghulu, penyuluh agama Islam, serta operator dan petugas yang menangani layanan arah kiblat di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah. Adapun target pendaftar Indonesia berkiblat kecamatan se-Kabupaten Tapanuli Tengah berjumlah 3.211. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah. 06/07/2026
Bimbingan teknis ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai metode penentuan arah kiblat melalui fenomena Rashdul Kiblat, yaitu saat posisi Matahari berada tepat di atas Ka’bah sehingga bayangan benda tegak dapat dijadikan acuan dalam menentukan arah kiblat secara akurat.
Dalam arahannya, Kepala Seksi Bimas Islam, Bincar Halomoan Siregar menyampaikan bahwa Gerakan Nasional Rashdul Kiblat merupakan momentum penting untuk memastikan arah kiblat masjid, musala, dan tempat ibadah umat Islam sesuai dengan kaidah ilmiah dan syariat Islam.
“Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas para peserta sehingga dapat menjadi narasumber sekaligus pendamping di tengah masyarakat dalam pelaksanaan pengecekan arah kiblat. Dengan demikian, Gerakan Nasional Rashdul Kiblat 1448 H dapat terlaksana secara optimal di seluruh wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah,” ujarnya.
Selama kegiatan, peserta memperoleh materi mengenai dasar-dasar ilmu falak, teknik pengukuran arah kiblat menggunakan metode Rashdul Kiblat, serta praktik langsung tata cara pelaksanaannya. Antusiasme peserta terlihat dari diskusi dan sesi tanya jawab yang berlangsung aktif.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah berharap seluruh jajaran KUA, Kepala Madrasah, Penyuluh Agama, dan pemangku kepentingan dapat bersinergi dalam memberikan edukasi kepada masyarakat sehingga pelaksanaan Gerakan Nasional Rashdul Kiblat 1448 H berjalan sukses, akurat, dan memberikan manfaat nyata bagi umat Islam di Kabupaten Tapanuli Tengah.