
Tapanuli Tengah (Humas) — MAN 1 Tapanuli Tengah kembali menorehkan kabar membanggakan melalui salah satu siswanya, Syalsabila Yasmin Pasaribu yang berhasil menerbitkan sebuah novel sekaligus mencatatkan berbagai prestasi akademik dan nonakademik yang mengharumkan nama madrasah. Kamis (6/5/2026)
Syalsabila Yasmin Pasaribu lahir di Jakarta pada 16 Oktober 2007. Ia merupakan anak tunggal yang saat ini masih mengenyam pendidikan di jenjang SMA. Melalui karya tulisnya, Syalsabila membuktikan bahwa siswa madrasah mampu berkontribusi dalam dunia literasi dan kepenulisan.
Novel yang ditulis Syalsabila mengangkat kisah tokoh utama bernama Kania, seorang siswi berprestasi yang harus menjadi tulang punggung keluarga. Dalam cerita tersebut, Kania menghadapi berbagai ujian hidup karena ibunya menderita sakit jantung, sementara ayahnya telah meninggal dunia. Di tengah keterbatasan ekonomi dan tekanan sosial, Kania tetap berjuang meraih cita-cita meski sering ditertawakan oleh teman-temannya. Cerita ini menggambarkan semangat pantang menyerah dan motivasi kuat dalam menghadapi tantangan kehidupan.
Adapun identitas penerbitan buku tersebut adalah sebagai berikut:
Penulis: Syalsabila Yasmin Pasaribu
Editor: Intan Erlina Sari
Penata Letak: @timsenyum
Desain Sampul: @timsenyum
Copyright: Pustaka MediaGuru, 2024
Cetakan Pertama: September 2024
Diterbitkan oleh: CV Pustaka MediaGuru (Anggota IKAPI)
Alamat: Jl. Dharmawangsa 7/14 Surabaya
Website: www.mediaguru.id
Dicetak dan didistribusikan oleh: Pustaka MediaGuru
Hak cipta dilindungi Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2022 tentang Hak Cipta Pasal 72.
Selain berprestasi dalam bidang literasi, Syalsabila juga memiliki catatan prestasi yang membanggakan, di antaranya:
Juara 1 Umum tahun 2021–2026 (SMP–SMA)
KPMN 2024
Tahfiz 2 Juz
Juara 1 OMI Biologi tingkat Kabupaten
Juara 2 OBA tingkat Kabupaten
Peraih Medali Emas Olimpiade Nasional Biologi
Kepala MAN 1 Tapanuli Tengah, Elmaryanti Marbun menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Ia berharap prestasi Syalsabila dapat menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lainnya untuk terus mengembangkan bakat dan potensi di bidang akademik maupun nonakademik.
“Madrasah sangat mengapresiasi prestasi yang diraih Syalsabila. Semoga ini menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus berkarya, berprestasi, dan mengembangkan budaya literasi di lingkungan madrasah,” ujar Elmaryanti.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa MAN 1 Tapanuli Tengah terus berkomitmen dalam mendorong lahirnya generasi madrasah yang unggul, kreatif, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat melalui karya nyata.