Wujud Empati dan Kebersamaan, Keluarga Besar MAN 2 Tapanuli Tengah Gelar Takziah Sosial

Sorkam Barat (Humas) – Kamis, 12 Maret 2026 Keluarga besar MAN 2 Tapanuli Tengah menunjukkan rasa solidaritas dan kepedulian yang mendalam melalui aksi sosial madrasah. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk belasungkawa atas berpulangnya mertua perempuan dari salah satu tenaga pendidik, Astina Hutagalung. Kehadiran jajaran guru dan staf ke rumah duka menjadi bukti eratnya ikatan kekeluargaan yang terjalin di lingkungan instansi pendidikan tersebut.

Kegiatan sosial ini diawali dengan kunjungan takziah bersama yang diikuti oleh kepala madrasah, guru, serta staf tata usaha. Dalam kunjungan tersebut, rombongan menyampaikan doa serta kata-kata penghiburan bagi keluarga yang ditinggalkan agar diberikan ketabahan dalam menghadapi masa sulit ini. Selain dukungan moral, aksi sosial ini juga melibatkan penyaluran santunan yang dikumpulkan secara kolektif dari seluruh warga madrasah.

Kepala MAN 2 Tapanuli Tengah menyampaikan bahwa program sosial madrasah merupakan tradisi yang terus dijaga untuk memperkuat tali silaturahmi. Menurutnya, ketika salah satu anggota keluarga besar madrasah sedang mengalami duka, sudah menjadi kewajiban bagi yang lain untuk hadir memberikan dukungan. Hal ini selaras dengan nilai-nilai karakter yang ingin ditanamkan di lingkungan madrasah, yakni saling peduli dan berbagi dalam suka maupun duka.

Astina Hutagalung beserta keluarga menyambut baik kedatangan rombongan dan menyampaikan apresiasi yang mendalam atas perhatian yang diberikan. Dukungan dari rekan-rekan sejawat dirasakan sangat menguatkan keluarga di tengah suasana berkabung. Kehadiran rekan kerja tidak hanya sekadar formalitas, tetapi menjadi obat penawar kesedihan yang memperlihatkan bahwa mereka tidak sendirian dalam menghadapi kehilangan ini.

Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai kemanusiaan dan empati di MAN 2 Tapanuli Tengah semakin bertumbuh kuat. Aksi sosial seperti ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi seluruh warga sekolah, termasuk para siswa, tentang pentingnya menjaga kerukunan dan kepedulian antarsesama. Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk almarhumah sebelum rombongan berpamitan kembali menjalankan tugas di madrasah.