
Pandan (Humas). Dalam rangka mendukung rencana renovasi ruang perpustakaan keluarga besar MAN 3 Tapanuli Tengah melaksanakan kegiatan gotong royong memindahkan serta menata kembali seluruh koleksi buku perpustakaan ke tempat yang lebih aman. Kegiatan ini melibatkan guru dan tenaga kependidikan sebagai wujud kepedulian bersama terhadap kelestarian aset pendidikan sekaligus memastikan koleksi buku tetap terjaga selama proses renovasi berlangsung,Jumat(7/8).
Sejak pagi hari seluruh peserta bergotong royong mengeluarkan buku-buku dari ruang perpustakaan, kemudian memilah, mengelompokkan dan mengikatnya berdasarkan kategori agar memudahkan proses penyimpanan maupun penataan kembali setelah renovasi selesai. Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan rasa tanggung jawab.
Pemindahan koleksi buku dilakukan secara hati-hati untuk menghindari kerusakan pada buku-buku yang selama ini menjadi sumber belajar bagi murid dan guru. Selain menjaga kondisi buku proses pengelompokan juga bertujuan agar penataan kembali nantinya dapat dilakukan dengan lebih cepat, tertib dan sistematis.
Kepala MAN 3 Tapanuli Tengah Hj. Juraida Siregar, S.Ag., M.Pd., menyampaikan bahwa renovasi ruang perpustakaan merupakan salah satu upaya madrasah dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan khususnya dalam mendukung budaya literasi di lingkungan madrasah.
“Perpustakaan merupakan jantungnya kegiatan literasi di madrasah. Oleh karena itu sebelum proses renovasi dimulai seluruh koleksi buku harus diamankan terlebih dahulu agar tetap terawat dengan baik. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan yang telah menunjukkan semangat gotong royong demi mendukung kelancaran proses ini,” ujar Juraida Siregar.
Beliau berharap renovasi yang akan dilaksanakan mampu menghadirkan ruang perpustakaan yang lebih nyaman, representatif dan mampu meningkatkan minat baca murid. Dengan fasilitas yang lebih baik perpustakaan diharapkan menjadi pusat belajar yang semakin aktif serta mendukung peningkatan prestasi akademik madrasah.
Pembina Perpustakaan MAN 3 Tapanuli Tengah Sayanggiot Marito menjelaskan bahwa seluruh koleksi buku dipindahkan dengan memperhatikan sistem pengelompokan agar tidak menyulitkan proses penataan kembali setelah renovasi selesai.
“Kami berupaya memastikan seluruh koleksi tetap tersusun berdasarkan jenis dan nomor inventarisnya. Dengan demikian, setelah renovasi selesai, proses pengembalian buku ke rak dapat dilakukan lebih cepat dan pelayanan perpustakaan dapat kembali berjalan secara optimal,” jelasnya.
Kegiatan gotong royong tersebut juga menjadi wujud nyata kebersamaan seluruh warga madrasah dalam menjaga dan merawat fasilitas pendidikan. Semangat saling membantu yang ditunjukkan para guru dan tenaga kependidikan mencerminkan komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik bagi seluruh murid.
Melalui kegiatan ini MAN 3 Tapanuli Tengah kembali menunjukkan bahwa pembangunan sarana pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab pimpinan madrasah, tetapi juga membutuhkan dukungan dan kerja sama seluruh warga madrasah. Diharapkan, setelah proses renovasi selesai perpustakaan MAN 3 Tapanuli Tengah akan hadir dengan wajah baru yang lebih nyaman, tertata dan mampu menjadi pusat literasi yang semakin berkualitas bagi seluruh warga madrasah.(ms)