
Sibabangun (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sibabangun terus berupaya memperkokoh pilar-pilar keluarga sakinah di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan keagamaan yang berdampak positif. Pada Jumat (07/08), KUA Sibabangun menggelar kegiatan pengajian rutin dan sholat Tasbih berjamaah yang dipusatkan di Masjid Al-Ikhsan Sukadamai. Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh jajaran staf KUA Kecamatan Sibabangun, Majelis Ulama Indonesia (MUI), pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) se-Kecamatan Sibabangun, serta ratusan ibu-ibu perwiritan dari berbagai desa di wilayah setempat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan sholat Tasbih berjamaah yang dipimpin langsung oleh Ketua MUI Kecamatan Sibabangun, Ustaz Miswaruddin, S.Pd.I, sebagai imam. Suasana ibadah terasa sangat khusyuk saat seluruh jamaah larut dalam lantunan tasbih dan doa. Usai sholat Tasbih, acara dilanjutkan dengan pembacaan zikir dan doa bersama yang dipimpin oleh Penghulu Kecamatan Sibabangun untuk memohon keberkahan, kedamaian, serta perlindungan bagi seluruh masyarakat Kecamatan Sibabangun.
Acara dilanjutkan dengan penyampaian tausiyah pertama oleh Ketua MUI Kecamatan Sibabangun, Ustaz Miswaruddin, S.Pd.I, yang mengupas tuntas keutamaan sifat sabar dalam kehidupan sehari-hari. Dalam ceramahnya, beliau menekankan pentingnya memiliki kesabaran dalam tiga hal utama, yaitu sabar dalam menjalankan perintah dan kewajiban agama, sabar dalam menjauhi larangan-Nya, serta sabar saat menghadapi ujian atau musibah. Menurutnya, kesabaran merupakan pondasi utama dalam membangun ketahanan keluarga agar tetap harmonis dan kokoh saat diterpa berbagai ujian hidup.
Sesi tausiyah kedua disampaikan oleh Penghulu Kecamatan Sibabangun, Muhammad Zaid Al Ansari, M.H., yang mengangkat topik ihwal hukum dan etika hutang-piutang dalam Islam. Beliau menjelaskan bahwa Islam telah mengatur perkara muamalah ini secara terperinci agar tidak menimbulkan perselisihan di kemudian hari. Ditegaskan pula pentingnya mencatat setiap transaksi, niat yang tulus untuk melunasi kewajiban tepat waktu, serta larangan keras terhadap praktik riba yang dapat merusak keberkahan harta maupun ketenteraman dalam berRumah tangga.
Menjelang penghujung acara, perwakilan dari BKM Masjid Al-Ikhsan Sukadamai menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada KUA Kecamatan Sibabangun, MUI, serta seluruh jamaah perwiritan yang telah berhadir dan meramaikan kegiatan tersebut. Pihak BKM berharap sinergi keagamaan semacam ini dapat terus berlanjut secara berkesinambungan demi memakmurkan masjid dan mempererat tali silaturahmi antarwarga di seluruh Kecamatan Sibabangun.
Seluruh rangkaian pengajian dan pembinaan ini kemudian ditutup secara resmi dengan pelaksanaan sholat Ashar berjamaah. Setelah menunaikan ibadah sholat Ashar, para jamaah dan tamu undangan saling berjabat tangan dengan penuh kehangatan sebelum akhirnya membubarkan diri untuk kembali ke kediaman masing-masing dengan membawa ilmu dan keberkahan dari majelis tersebut.