Kemenag Tapanuli Tengah Gelar Pembinaan Imam, Khatib dan BKM di Kecamatan Sirandorung

Sirandorung (Humas) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah melalui Seksi Bimbingan Masyarakat Islam melaksanakan kegiatan Pembinaan Imam, Khatib dan Badan Kemakmuran Masjid (BKM) bagi para pengurus masjid se-Kecamatan Sirandorung. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq dan diikuti oleh para pengurus masjid yang ada di wilayah Kecamatan Sirandorung.06/08

Kegiatan pembinaan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, wawasan serta kualitas para imam, khatib dan pengurus BKM dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya di tengah masyarakat. Selain itu, pembinaan juga diharapkan dapat memperkuat peran masjid sebagai pusat ibadah, pembinaan umat dan kegiatan sosial keagamaan.

Dalam sambutannya, Kasi Bimas Islam Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah, Bapak Bincar Halomoan, menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang menjadi penggerak kegiatan keagamaan di masjid.

Beliau juga mengharapkan agar para imam, khatib dan pengurus BKM dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta mampu menjadi teladan bagi masyarakat. Dengan adanya pembinaan tersebut, diharapkan pengelolaan masjid semakin baik dan kegiatan keagamaan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Sirandorung, Sujianto, S.Sos., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah yang telah melaksanakan kegiatan pembinaan di Kecamatan Sirandorung.

Sujianto juga mengingatkan kepada seluruh pengurus masjid agar senantiasa menjaga amanah dan kehati-hatian dalam menjalankan tugas, termasuk dalam persoalan yang berkaitan dengan pernikahan. Ia menegaskan agar pengurus masjid tidak terlibat dalam praktik pernikahan siri yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, karena persoalan tersebut dapat menimbulkan berbagai permasalahan di kemudian hari, khususnya terhadap kepastian hukum dan keberlangsungan kehidupan keluarga.

“Pengurus masjid harus menjadi contoh yang baik bagi masyarakat. Jangan sampai masjid justru dikaitkan dengan persoalan pernikahan siri yang pada akhirnya dapat menimbulkan persoalan baru bagi pasangan maupun keluarga mereka di masa yang akan datang,” ujar Sujianto.

Kegiatan pembinaan menghadirkan dua orang narasumber yang memiliki kompetensi di bidangnya. Narasumber pertama adalah Ustaz Naboul Suhendra Brutu, staf KUA Kecamatan Sirandorung, yang menyampaikan materi dengan tema “Meningkatkan Kualitas Iman dalam Memimpin Sholat Berjamaah.”

Dalam pemaparannya, Ustaz Naboul menjelaskan pentingnya seorang imam memiliki kualitas iman, ilmu, keteladanan dan tanggung jawab dalam memimpin sholat berjamaah. Seorang imam bukan hanya bertugas memimpin pelaksanaan sholat, tetapi juga diharapkan mampu menjadi teladan serta memberikan ketenangan dan pembinaan keagamaan kepada jamaah.

Narasumber kedua, Ustaz Shodikin Lubis, S.Ag., memberikan pembahasan mengenai Khatib. Materi tersebut membahas peran dan tanggung jawab seorang khatib dalam menyampaikan khutbah kepada jamaah, termasuk pentingnya penguasaan materi, penyampaian pesan keagamaan yang baik serta kemampuan memberikan nasihat yang sesuai dengan kondisi masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Kecamatan Sirandorung, Bapak Iringan Rahmat Pranata Nazara, yang juga mengikuti kegiatan sebagai peserta sekaligus mewakili BKM Masjid Al-Muhajirin.

Dalam kesempatan tersebut, Iringan Rahmat Nazara menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah dan KUA Kecamatan Sirandorung atas terlaksananya kegiatan pembinaan tersebut. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan karena memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan bagi para pengurus masjid dalam menjalankan tugasnya.

Kegiatan pembinaan berlangsung dengan penuh antusias dan diikuti oleh para peserta dari berbagai masjid yang ada di Kecamatan Sirandorung. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin baik antara Kementerian Agama, KUA, pemerintah kecamatan dan para pengurus masjid dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan kehidupan keagamaan masyarakat.

Dengan meningkatnya kualitas imam, khatib dan BKM, diharapkan masjid-masjid di Kecamatan Sirandorung semakin mampu menjadi pusat ibadah, pendidikan, pembinaan umat serta perekat kehidupan sosial masyarakat.