
Pandan (Humas). Dua guru MAN 3 Tapanuli Tengah menunjukkan kesiapan mereka dalam mengikuti Simulasi OBA Tahun 2026 yang dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan menghadapi pelaksanaan kegiatan berbasis digital tersebut. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh semangat di lingkungan madrasah,Sabtu(9/5).
Guru pembimbing yang mengikuti simulasi tersebut adalah Babar Susilawati, S.Pd.S.E dan Jusri Tumanggor, S.Pd.I. Keduanya tampak serius mengikuti seluruh tahapan simulasi mulai dari proses login hingga penyelesaian soal secara daring.
Pelaksanaan simulasi OBA Tahun 2026 bertujuan untuk memberikan pemahaman teknis kepada peserta agar lebih siap menghadapi pelaksanaan sebenarnya. Selain itu kegiatan ini juga menjadi sarana latihan dalam mengantisipasi berbagai kendala teknis yang mungkin terjadi.
Dalam simulasi tersebut peserta diarahkan untuk memahami tata cara penggunaan sistem, proses pengerjaan soal hingga pengumpulan jawaban secara online. Dengan adanya simulasi ini para guru diharapkan semakin terbiasa menggunakan sistem digital dalam pelaksanaan kegiatan pendidikan.
Babar Susilawati, S.Pd.S.E menyampaikan bahwa kegiatan simulasi sangat membantu peserta dalam memahami alur pelaksanaan OBA. Latihan seperti ini penting untuk meningkatkan rasa percaya diri sebelum mengikuti kegiatan resmi nantinya.
Sementara itu Jusri Tumanggor, S.Pd.I mengungkapkan bahwa simulasi menjadi pengalaman yang baik bagi para guru dalam menghadapi perkembangan teknologi di dunia pendidikan. Ia berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan digital tenaga pendidik.
Kepala MAN 3 Tapanuli Tengah Hj. Juraida Siregar, S.Ag., M.Pd., memberikan apresiasi kepada para guru yang telah mengikuti simulasi dengan penuh tanggung jawab. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah positif dalam meningkatkan kompetensi dan kesiapan guru menghadapi sistem pendidikan berbasis digital.
Juraida Siregar menyampaikan bahwa guru harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar proses pembelajaran dan berbagai program pendidikan dapat berjalan lebih efektif. Oleh karena itu madrasah terus mendukung seluruh tenaga pendidik untuk aktif mengikuti kegiatan peningkatan kompetensi.
Suasana kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusias. Para peserta terlihat fokus mengikuti arahan yang diberikan panitia serta aktif berdiskusi ketika menemukan kendala selama simulasi berlangsung.
Dengan mengikuti Simulasi OBA Tahun 2026 MAN 3 Tapanuli Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan profesionalisme guru serta mendukung kemajuan pendidikan di lingkungan madrasah.(ms)