Kakan Kemenag Resmi Membuka Sosialisasi Aplikasi PDUM, EMIS, dan VERVAL PD Tingkat Madrasah Ibtidaiyah

Tapteng (Humas)-Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) H. Julsukri Mangandar Limbong, S.Ag.,M.M secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Aplikasi PDUM, EMIS, dan VERVAL PD tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang diikuti oleh para kepala madrasah dan operator MI. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya peningkatan kualitas dan akurasi data pendidikan madrasah.

Dalam sambutannya, Kakan Kemenag menegaskan pentingnya pengelolaan data yang valid dan mutakhir melalui aplikasi PDUM (Pangkalan Data Ujian Madrasah), EMIS (Education Management Information System), dan VERVAL PD (Verifikasi dan Validasi Peserta Didik). Menurutnya, data yang akurat menjadi dasar utama dalam pengambilan kebijakan, perencanaan program, serta penyaluran berbagai bantuan pendidikan.

“Kedisiplinan dan ketelitian dalam penginputan data sangat menentukan kualitas layanan pendidikan madrasah. Oleh karena itu, operator madrasah diharapkan dapat memahami dan mengelola aplikasi ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Julsukri saat membuka kegiatan.

Kepala Seksi Pendidikan Islam Syamsul Simanjuntak juga menekankan bahwa validitas data pada aplikasi Education Management Information System (EMIS) 4.0 merupakan harga mati. Data yang ada di EMIS akan ditarik secara sistem ke dalam aplikasi Pangkalan Data Ujian Madrasah (PDUM) sebagai basis utama pencetakan blanko ijazah.

“Kesalahan satu karakter saja pada nama atau tempat tanggal lahir di EMIS akan berakibat fatal pada ijazah siswa. Oleh karena itu, sinkronisasi ini bukan sekadar tugas rutin, melainkan upaya melindungi hak sipil siswa di masa depan,” tegas Syamsul dalam sambutannya.

Sosialisasi ini menghadirkan narasumber yang merupakan Operator Kabupaten untuk memberikan pemaparan teknis terkait mekanisme pengisian, pemutakhiran, dan sinkronisasi data peserta didik dan lembaga. Selain itu, peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan kendala yang dihadapi dalam pengelolaan data madrasah.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh Madrasah Ibtidaiyah dapat meningkatkan tertib administrasi serta menghasilkan data yang valid, akurat, dan berkesinambungan guna mendukung peningkatan mutu pendidikan madrasah.