Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah Binakan BKM, Imam dan Khatib di KUA Lumut

Lumut (Humas). Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah menggelar sosialisasi dan pembinaan bagi Badan Kemakmuran Masjid (BKM), Imam dan Khatib se-Kecamatan Lumut. Kegiatan dilaksanakan di Aula Kantor Urusan Agama Kecamatan Lumut, Selasa (5/8/2026).

Sekitar 18 peserta dari 6 masjid di Kecamatan Lumut hadir dalam pembinaan tersebut. Materi yang disampaikan meliputi manajemen BKM, etika dan fasihul khutbah, serta peningkatan kualitas imam dalam memimpin shalat berjamaah.

Acara dibuka secara resmi dengan Protokol oleh Kepala KUA Kecamatan Lumut Ahmad Putra Tanjung, S.H.I Selanjutnya kata bimbingan disampaikan oleh Ketua Tim Syamsul Simanjuntak, S.Pd. MM, selaku Kasi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah.

Dalam materinya, peserta dibekali tiga hal utama: managemen organisai BKM, Teknik dan adab.

Ketua Tim mengatakan pembinaan ini bertujuan untuk meningkatkan peran masjid sebagai pusat ibadah dan pemberdayaan umat.

“BKM, imam dan khatib adalah garda terdepan dalam memakmurkan masjid. Kita ingin mereka tidak hanya paham fikih, tapi juga mampu mengelola masjid secara profesional dan menyampaikan dakwah yang sejuk,” ujar Beliau.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Kemenag, BKM dan pemerintah kecamatan agar program keagamaan di tingkat desa bisa berjalan optimal.

Dalam pembinaan tersebut menghadirkan dua orang pemateri. Pemateri pertama oleh Ustadz Syahdan Lubis. Beliau menyampaikan materi tentang Teknik, Rukun dan Syarat Khutbah Jumat. Sementara Ustadz Togar Batubara memberikan materi syarat dan adab seorang imam.

Sementara itu, Ketua BKM Masjid Raya Asy-Syakirin Lumut, Hakim mengaku kegiatan ini sangat bermanfaat.

“Selama ini kami jalan sendiri-sendiri. Dengan pembinaan ini kami jadi punya arah yang sama dalam mengelola masjid dan membina jamaah,” katanya.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab. Peserta aktif bertanya terkait admintrasi masjid, pembinaan remaja masjid, hingga jadwal dan materi khutbah Jumat.

Kepala KUA Lumut menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini. “Kami berharap setelah pembinaan ini, pengurus masjid di Lumut semakin tertib admintrasi dan program keagamaannya semakin hidup”Ujarnya.

Jika kegiatan seperti ini dilakukan rutin di 20 Kecamatan, bukan tidak mungkin Tapanuli Tengah akan memiliki jaringan masjid yang kuat, tertib, dan berdampak langsung pada penurunan persoalan sosial di masyarakat.