
Sarudik (Humas) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah menggelar kegiatan Pembinaan Imam, Khatib dan Badan Kemakmuran Masjid (BKM) serta Penyaluran Zakat ASN di Lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah Tahun 2026 di Masjid Miftahul Jannah, Kelurahan Sarudik, Kecamatan Sarudik, Selasa (4/8/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh 30 peserta terdiri dari 10 imam, 10 khatib, dan 10 ketua BKM ini merupakan salah satu upaya Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah dalam meningkatkan kualitas sumber daya keagamaan di tengah masyarakat sekaligus menyalurkan dana zakat ASN Muslim Kementerian Agama secara tepat sasaran melalui program pemberdayaan umat.
Acara dibuka oleh Kasi Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah, H. Binsar H. Siregar, M.A. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini dibiayai dari zakat ASN Muslim Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah yang disalurkan melalui pos fi sabilillah dalam bentuk program pembinaan dan peningkatan kapasitas para pelayan umat.
“Dana zakat ASN Muslim Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Tengah tidak hanya disalurkan dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga diwujudkan melalui program pembinaan yang memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Melalui peningkatan kapasitas imam, khatib, dan pengurus BKM, diharapkan masjid semakin berdaya dan mampu menjadi pusat pembinaan umat. Program serupa juga akan dilaksanakan secara bertahap di kecamatan-kecamatan lain di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan tiga materi utama yang disampaikan oleh para narasumber sesuai bidangnya masing-masing. Materi pertama mengenai Manajemen Masjid disampaikan oleh H. Binsar H. Siregar, M.A.,. Materi kedua mengenai Pembinaan Khatib disampaikan oleh Didin Rohaedin, S.Pd.I. , Materi ketiga mengenai Pembinaan Imam disampaikan oleh Abdul Halim Aceh, S.Pd.
Kepala KUA Kecamatan Sarudik, Sahlan, S.Pd.I., menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, imam, khatib, dan pengurus BKM memiliki peran strategis dalam membina kehidupan keagamaan masyarakat sehingga perlu terus mendapatkan pembinaan dan penguatan kapasitas.
“Saya berharap para imam dapat menjalankan tugasnya secara profesional dan menjadi teladan bagi jamaah, para khatib mampu menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang menyejukkan, moderat, dan mencerahkan umat, serta para pengurus BKM dapat mengelola masjid secara transparan dan akuntabel sehingga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga masjid semakin meningkat,” harapnya.
Melalui kegiatan ini, KUA Kecamatan Sarudik berharap terwujud peningkatan kualitas pelayanan keagamaan, penguatan fungsi masjid sebagai pusat ibadah dan pemberdayaan umat, serta terbangunnya sinergi yang lebih baik antara imam, khatib, pengurus BKM, dan Kementerian Agama dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan moderat.