Kepala Madrasah Hadiri Rakerwil Hari Kedua Fokus pada Program Prioritas dan Kinerja 2025–2026

Pandan (Humas). Kepala madrasah menghadiri kegiatan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) hari kedua yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara dengan penuh semangat dan komitmen. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyelaraskan arah kebijakan serta memperkuat program kerja pendidikan madrasah ke depan,Rabu(29/2).

Kepala Madrasah Hj. Juraida Siregar, S.Ag., M.Pd., turut ambil bagian dalam kegiatan Rapat Kerja (Rakor) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 yang dilaksanakan pada tanggal 28 hingga 30 April 2026. Kegiatan ini diikuti secara daring melalui platform Zoom dan dihadiri oleh jajaran pimpinan, kepala madrasah serta satuan kerja di lingkungan Kementerian Agama se-Sumatera Utara.

Rakor tahun ini mengusung tema “Kemenag Berdampak: Strategi dan Inovasi Layanan Kemenag Sumut Mempersiapkan Umat Masa Depan.” Tema tersebut menjadi penegasan komitmen Kementerian Agama dalam menghadirkan layanan yang adaptif, inovatif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Memasuki hari kedua Kepala Madrasah mengatakan bahwa rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta yang kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi dari Badan Narkotika Nasional (BNN). Materi tersebut menyoroti kebijakan strategis dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba khususnya di lingkungan pendidikan termasuk madrasah sebagai garda terdepan pembinaan generasi muda.

Dalam sesi tersebut Beliau mendapatkan pemahaman mendalam mengenai pentingnya peran lembaga pendidikan dalam membangun kesadaran dan ketahanan peserta didik terhadap bahaya narkoba. Kepala madrasah menilai materi ini sangat relevan untuk diimplementasikan melalui program pembinaan karakter dan kegiatan ekstrakurikuler di madrasah.

Juraida juga menyampaikan bahwa materi dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara turut menjadi perhatian penting dalam Rakerwil hari kedua. Paparan mengenai percepatan penanggulangan Tuberkulosis (TB) memberikan wawasan baru bagi peserta tentang pentingnya menjaga kesehatan lingkungan madrasah serta melakukan deteksi dini terhadap penyakit menular.

Kepala madrasah menyambut baik materi tersebut dan menilai bahwa kesehatan peserta didik merupakan faktor utama dalam menunjang keberhasilan proses pembelajaran. Oleh karena itu sinergi antara madrasah dan instansi kesehatan perlu terus diperkuat guna menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan aman.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan paparan pencapaian kinerja tahun 2025 serta rencana program kerja tahun 2026 oleh Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Utara. Paparan ini mencakup berbagai bidang, mulai dari pendidikan madrasah, pendidikan keagamaan Islam, urusan agama Islam hingga penerangan agama.

Dalam sesi ini para peserta diajak untuk memahami capaian yang telah diraih sekaligus tantangan yang akan dihadapi ke depan. Kepala madrasah menilai bahwa paparan ini sangat penting sebagai acuan dalam menyusun program kerja madrasah agar selaras dengan kebijakan nasional dan regional.

Tidak hanya itu agenda Rakerwil juga diisi dengan paparan dari Kemenag kabupaten/kota terkait strategi pencapaian target kinerja program prioritas, seperti peningkatan kerukunan dan cinta kemanusiaan. Selain itu program prioritas penguatan ekoteologi turut menjadi fokus pembahasan sebagai upaya membangun kesadaran lingkungan berbasis nilai-nilai keagamaan.

Melalui keikutsertaan dalam Rakerwil hari kedua in Kepala Madrasah Hj. Juraida Siregar, S.Ag., M.Pd., berharap dapat membawa berbagai ilmu, wawasan dan kebijakan strategis untuk diterapkan di madrasah. Dengan demikian program prioritas dan kinerja yang telah direncanakan dapat berjalan optimal demi meningkatkan mutu pendidikan dan karakter peserta didik.(ms)